Inilah Kisah Seorang Gubenur MIskin Zaman Khalifah Umar Yang Harusnya Jadi Contoh Pempimpin Sekarang

Umar kemudian mengumpulkan mereka bersama Gubernur untuk ditanya apakah yang tidak disenangi oleh masyarakat dari Sa’id Ibnu Amir.

Editor: ewis herwis
Ilustrasi 

Akhirnya Sa’id Ibnu Amir berkata kepada istrinya, “Jika demikian, ambillah bungkusan ini lalu bagikan kepada masyarakat dan jangan sampai ada yang tersisa di rumah kita.”

Beberapa saat kemudian Khalifah Umar Radiyallahu ‘anhu berkesempatan untuk berkunjung ke negeri Hims, di mana Umar adalah pemimpin yang senantiasa berkeliling kota untuk melihat keadaan kaum muslimin.

Dia mendatangi negeri Hims dan bertanya kepada masyarakat kota Hims tentang gubernur mereka Sa’id Ibnu Amir.

Lalu mereka berkata “Kami cinta kepadanya, kami senang dengan Gubernur kami, namun kami tidak Senang dalam 3 hal”

Umar kemudian mengumpulkan mereka bersama sang Gubernur mereka Sa’id Ibnu Amir untuk ditanya apakah yang tidak disenangi oleh masyarakat dari Sa’id Ibnu Amir.

Umar lalu bertanya kepada mereka, “Coba sampaikan kepada saya apa yang kalian tidak senangi dari gubernur kalian.”

Mereka pun mengatakan, “Kami tidak menyenangi darinya  yaa Amirul mukminin dalam 3 hal. Yang pertama adalah setiap hari dia tidak menjumpai kami kecuali setelah matahari meninggi.”

Umar lalu menoleh ke Sang Gubernur, “Apa jawaban anda? Mengapa anda tidak keluar menemui rakyat anda kecuali setelah matahari meninggi?”

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Lalu sang Gubernur menjawab, ”Yaa Amirul Mukminin, sesungguhnya ini adalah sesuatu yang sangat saya rahasiakan, saya tidak mau ada yang mengetahui, namun karena anda yang bertanya maka saya akan menjawab, ketahuilah yaa Amirul Mukminin setiap harinya saya membantu istri saya di rumah membuat adonan tepung untuk dijadikan roti & saya tidak memiliki pembantu di rumah yaa Amirul mukminin itulah yang membuat saya terlambat untuk keluar menemui rakyat saya.”

Umar kemudian bertanya lagi, “Apa hal yang kedua yang kalian tidak senangi dari Gubernur kalian?”

Mereka menjawab, “Dia tidak pernah menemui kami di malam hari yaa Amirul Mukminin, benar dia membantu kami, mengurus masalah-masalah kami dan mengurus kami di siang hari namun dia tidak menerima tamu di malam hari.”

Kemudian Umar bertanya lagi, “, “Apa jawaban anda wahai sang Gubernur?”

Lalu sang Gubernur menjawab , “Yaa Amirul mukminin, ini juga adalah sesuatu yang saya rahasiakan namun karena terpaksa, saya katakan, saya menjadikan siang saya untuk rakyat saya, adapun malam hari saya gunakan untuk beribadah kepada Tuhan saya.”

 Kemudian Umar kembali bertanya kepada mereka , “Apa yang kalian tidak senangi darinya?”

Mereka mengatakan, “Dalam satu bulan terkadang dia tidak keluar dari rumahnya selama satu hari.”

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved