Hari Kartini
Beredar Surat R.A Kartini di Medsos, Ternyata Beliau Sosok yang Suka Matematika dan Sains!
R. A. Kartini adalah pelopor yang mengangkat derajat wanita menjadi lebih baik lagi. Sosok Kartini merupakan pahlawan tanpa tanda jasa bagi para
SRIPOKU.COM - Bertepatan pada hari Sabtu (21/4/2018), rakyat Indonesia merayakan Hari Kartini.
R. A. Kartini adalah pelopor yang mengangkat derajat wanita menjadi lebih baik lagi.
Berita Lainnya: Cerita Sedih Akhir Hayat Soesalit Djojoadhiningrat, Anak Semata Wayang RA Kartini
Sosok Kartini merupakan pahlawan tanpa tanda jasa bagi para wanita di Indonesia.
Nah, berbagai cara dilakukan untuk memperingatinya mulai berkebaya hingga memberi ucapan selamat Hari Kartini 2018 di media sosial seperti FB, Twitter, Instagram pada ibu, kekasih, adik, kakak atau perempuan hebat lainnya.
Berdasarkan biografi R. A. Kartini, dia adalah seorang wanita yang cukup hebat didalam menjalani hidupnya.
Dia merupakan seseorang sangat berjasa bagi seluruh wanita di Indonesia.
R.A Kartini telah memajukan hak hak dari wanita dan menunjukkannya kepada seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Salah satu hal yang identik dengan R. A. Kartini adalah tulisannya yang berjudul 'Habis Gelap Terbitlah Terang'.
Beberapa hari terakhir, warganet dihebohkan dengan postingan versi asli tulisan tangan R. A. Kartini tersebut.
Postingan itu diunggah oleh akun Twitter @Mentimoen pada hari Rabu (20/4/2018)
Moen mengatakan bahwa surat yang masih dalam bahasa Inggris ini berjudul "Letters of a Javanese Princess".
Penasaran seperti apa isi suratnya?
Tribunstyle melansir dari akun Twitter @Mentimoen, berikut ini isinya.
"Paragraf pembuka surat R.A. Kartini kpd M. Zeehandelaar, tertanggal 25 Mei 1899.
Sesudah satu abad lebih, sebagian besar perempuan Indonesia masih belum mencapai tingkat sofistikasi & modernitas Kartini, sebagian malah mundur gegara terlalu percaya agama.
Selamat Hari Kartini."
"Saya bisa membayangkan, Kartini dlm usia 20 thn, begitu merindukan rekan bicara dimana dia bisa membeberkan buah pikirnya, coba baca suratnya kpd Mrs. Abendanon.
Disekitarnya, org2 tidak mengerti dia, wanita yg begitu maju dibanding rekan2 sejamannya."
"Ortu Kartini melarang Kartini terbang tinggi krn hal itu belum dilakukan wanita Jawa seblmnya.
Bahkan kalo perjuangannya membuatnya tidak bahagia, Kartini tidak ada masalah.
Dia bilang akan mati lega krn sdh mematahkan hambatan bagi wanita Jawa.
Luar Biasa!!
"Kartini malah pernah berpikir menerbitkan buku soal pendapatnya ttg kesulitan yg dialami oleh wanita muslim.
Tetapi dilarang oleh ayahnya.
Krn itulah dia cuma bisa menulis di surat2, krn cara lain untuk mengungkapkan pemikiran (spt menulis buku) itu akan mendapat tantangan."
"Kartini suka Bahasa Belanda, Sains, Matematik dan Sejarah. Hmm.. cewek ini hebat amet yach?
Apakah itu berarti dia melupakan dia org Jawa?
Ternyata tidak, dia ga mau menjadi separuh Eropa separuh Jawa.
Kartini ingin pendidikan yg membebaskan, bebas menjadi Jawa yg kuat."
"Kartini senang sekali ketika membaca di koran gadis2 keturunan tionghoa di Jawa mulai ikut serta dlm ujian menjadi guru di thn 1902.
Dia bersorak untuk kemajuan, dan kalo wanita tionghoa boleh, itu precedence bagi wanita Jawa juga.
Kartini benar2 rindu akan kemajuan."
"Kartini menulis di banyak media. Apakah dia pogah bangga? Ga juga, dia malah sarkas dgn media2 bule. Dia tahu mrk memuatnya krn dia "berbeda".
Membaca bagian surat Kartini ini, kita tahu dia intelektual, bukan wanita ga gampang menipu diri sendiri wkt mendapat perhatian lebih." (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)
Penulis: Irsan Yamananda
Sumber: TribunStyle.com
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs http://style.tribunnews.com/ dengan Judul:
Beredar Surat R.A Kartini yang Asli di Medsos, Ternyata Beliau Sosok yang Suka Matematika dan Sains!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/surat-ra-kartini_20180421_143327.jpg)