Bulan Sya'ban, Inilah Peristiwa Sangat Penting Yang Merubah Kehidupan Manusia

Pada bulan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah guna mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Penulis: ewis herwis | Editor: ewis herwis

SRIPOKU.COM-- Kita baru saja memasuki bulan Sya'ban yakni bulan yang terletak diantara bulan Rajab dan bulan Ramadhan.

Pada bulan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah guna mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Pada bulan ini juga kebanyakan manusia lalai, karena bulan Sya'ban merupakan bulan sebelum bulan Ramadhan, manusia sudah mulai memikirkan bulan Ramadhan, mempersiapkan segala bekalnya dan menyambutnya.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Mereka lalai bahkan lupa bahwa sebelum bulan Ramadhan tiba, ada bulan Sya'ban yang mana semua amal akan diangkat dan diperhitungkan di bulan Ini.

Seperti sabda Rasulullah SAW:

"Aku (Usamah bin Zaid) berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, saya tidak melihat engkau berpuasa di satu bulan melebihi puasamu di bulan Sya’ban.” Rasulullah menjawab, “Ini adalah bulan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu antara bulan Rajab dan Ramadhan. Di bulan inilah amal perbuatan manusia diangkat kepada Rabb semesta alam. Karena itu aku ingin saat amalku diangkat kepada Allah, aku sedang berpuasa.” (HR. An-Nasa’I; hasan)

Ada peristiwa-peristiwa penting bagi umat Islam yang terjadi di bulan Sya'ban, diantaranya

1. Peralihan kiblat

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Peristiwa yang pertama yang terjadi di bulan Sya'ban adalah adanya peralihan kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram.

Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengalihkan kiblat pada malam Selasa bulan Sya'ban yang bertepatan dengan malam hisfu Sya'ban.

Pada waktu itu Nabi Muhammad SAW memang sudah menunggu wahyu turun sambil berdiri menghadap langit setiap hari.

“Sungguh Kami melihat wajahmu kerap menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.” (QS. Al Baqarah: 144)

2. Penyerahan Semua amal kepada Allah

amal
Ilustrasi

Seperti hadits yang diriwayatkan oleh An Nasa'i yang dikutip oleh Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki tentang dialog Usamah bin Zaid dan Nabi Muhammad SAW:

“Wahai Nabi, aku tidak melihatmu berpuasa di bulan-bulan lain sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban?” Kemudian Rasulullah SAW menjawab, “Banyak manusia yang lalai di bulan Sya’ban. Pada bulan itu semua amal diserahkan kepada Allah SWT. Dan aku suka ketika amalku diserahkan kepada Allah, aku dalam keadaan puasa.”
Jadi, semua catatan amal perbuatan kita akan diserahkan langsung kepada Allah taala pada bulan Sya'ban ini.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved