BNN Lubuklinggau Bakal Miliki Ruang Sel untuk Tahanan Narkoba, Seperti Ini Fasilitasnya

Peletakan batu pertama pembangunan ruangan sel BNN Kota Lubuklinggau dilakukan langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John T Panjaitan

BNN Lubuklinggau Bakal Miliki Ruang Sel untuk Tahanan Narkoba, Seperti Ini Fasilitasnya
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol John T Panjaitan meletakkan batu pertama pembangunan ruang sel BNN Kota Lubuklinggau, Selasa (3/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau bakal memiliki ruangan sel atau ruang tahanan yang lebih refresentatif sehingga ke depan para tahanan BNN yang tertangkap kasus narkoba tak lagi berjejalan di ruang isolasi sementara yang terletak di bawah tangga lantai satu kantor BNN setempat.

Peletakan batu pertama pembangunan ruangan sel BNN Kota Lubuklinggau dilakukan langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol John T Panjaitan, Selasa (3/4/2018).

Baca: Kepala BNN Lubuklinggau: Jangan Khianati Organisasi Kita, Harus Berani Berantas Narkoba

"Ada tiga sel yang akan dibangun dengan luas 8X8 yaitu sel untuk perempuan, laki-laki dan sel anak-anak."

"Masing-masing sel dapat menampung sekitar lima orang tahanan sehingga total daya tampungnya sekitar 15 orang tahanan," ungkap Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho kepada Sripoku.com, Selasa (3/4/2018).

Dikatakan, ruangan sel yang akan dibangun ini lebih refresentatif.

Fasilitasnya antara lain, ruang tidur, kamar mandi, ruang jemur untuk olahraga, ruang tunggu dan dilengkapi dengan fasilitas yang dibutuhkan oleh tahanan.

Baca: BREAKING NEWS: Innalillahi! Besan Jokowi Dikabarkan Meninggal Usai Dirawat 2 Minggu di RS Moewardi

"Harapan kita proses penegakan hukum kedepan bisa lebih maksimal, karena ruang sel memenuhi syarat."

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved