Perseteruan Amin Rais vs Ruhut
SBY Minta Pemerintah Jangan Arogan Tanggapi Kritik
Perseteruan pihak Penguasa dengan kelompok Oposisi --meski Indonesia tidak menganut sistem oposisi
Penulis: Salman Rasyidin | Editor: Salman Rasyidin
Luhut sebelumnya mengaku heran dengan seorang tokoh senior yang dianggapnya asal-asalan dalam mengkritik pemerintah.
Kegeraman tersebut ia ungkapkan saat menjadi pembicara dalam seminar nasional "Kebijakan dan Koordinasi Bidang Maritim untuk Kesejahteraan Nelayan" di gedung BPK, Senin (19/3/2018).
"Kalau ada senior bilang bahwa ngasih sertifikat itu ngibulin rakyat, apanya yang ngibulin? Dari dulu juga ada pembagian sertifikat, tetapi prosesnya panjang, lama, dan sedikit. Sekarang prosesnya cepat dan banyak. Lha, salahnya di mana?" kata Luhut Luhut mengancam akan membongkar dosa tokoh senior yang asal-asalan mengkritik pemerintah.
Luhut menyebut, orang-orang tersebut punya banyak dosa di masa lalu.
"Jangan asal kritik saja. Saya tahu track record-mu, kok. Background saya spion juga," kata purnawirawan Jenderal TNI ini.
"Kalau kau merasa paling bersih kau boleh ngomong. Dosamu banyak juga, kok. Sudahlah, diam sajalah. Jangan main-main, kalau main-main kita bisa cari dosamu, memang kamu siapa?" tambahnya.
Luhut tak menyebut siapa tokoh senior yang ia maksud.
Namun, banyak pihak meyakini yang dimaksud Luhut adalah Amien Rais. Sebab, sebelumnya Amien bicara bahwa program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Jokowi adalah pembohongan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SBY: Pemerintah Tak Perlu Arogan Tanggapi Kritik"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sby_20180321_135151.jpg)