Dua Mortir Diduga Aktif Ditemukan Warga saat Hendak Menggali Sumur di Soekarno-Hatta Palembang
Dua mortir peninggalan jaman perang, membuat heboh warga yang bermukim di kawasan Jalan Soekarno-Hatta Palembang.
Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tarso
Laporan wartawan sriwijaya post, Welly Hadinata
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua mortir peninggalan jaman perang, membuat heboh warga yang bermukim di kawasan Jalan Soekarno-Hatta RT 50 RW 11 Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, Selasa (20/3/2018).
Mortir yang diduga masih aktif ini dtemukan pertama kali oleh Dedi (26), disela-sela dinding area lahan kosong.
Dedi sempat kaget ketika itu sedang bekerja untuk menggali sumur di lokasi. Melihat ada barang yang membahayakan, Dedi pun melaporkannya ke ketua RT setempat.
"Ketemunya saat saya mau mulai gali sumur. Saya kaget dan lapor ketua RT. Mungkin mortir itu sudah lama, karena sebelum banyak barang rongsongkan yang tertimbun tanah. Sudah melapor ketua RT, saya langsung kerja gali sumur seperti biasa," ujar Dedi.
Petugas Polsek Sukarami Palembang yang mendapatkan laporan warga, langsung menuju lokasi dan membatasi area tempat ditemukannya mortir tersebut.
Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang Ipda Resdofan mengatakan, usai mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
"Diduga mortir ini masih aktif, sehingga harus lebih hati-hati untuk memindahkannya dan akan diserahkan ke Sat Brimob Polda Sumsel," katanya.
Dari pantauan Sripo, mortir yang ditemukan warga itu diduga mortir peninggalan jaman perang penjajahan Belanda.
Tampak kedua mortir sudah berkarat, namun bentuknya masih utuh yang berbentuk seperti tabung kerucut dan memiliki panjang sekitar 30-50 cm. (Welly Hadinata)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mortir-zaman-belanda_20180320_194232.jpg)