Kisah Sedih Kakek 85 Tahun di Palembang. Bertahan Hidup dengan Jualan Mainan Hingga Begini

-Di zaman yang serba online ini orang dewasa hingga anak kecil pun sudah menggunakan gadget.

Penulis: Rahmad Zilhakim | Editor: Odi Aria Saputra
Sripoku.com/Rahmad Zilhakim
Sainudin menceritakan perjalanan hidupnya kepada sripoku.com di jalan Kapten A. Anwar Arsyad samping Griya Agung Palembang, Senin (12/3/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmad Zilhakim

SRIPOKU. COM, PALEMBANG -Di zaman yang serba canggih saat ini orang dewasa hingga anak kecil pun sudah menggunakan gadget.

Tentunya kecanggihan sekarang itu pun menjadi salah satu media anak-anak untuk bermain.

Namun siapa sangka di zaman yang serba online ini masih ada orang yang berjualan mainan anak-anak.

Sosok lelaki tua yang tak kenal lelah untuk bertahan hidup dengan berjualan mainan anak ini membuat siapa yang melihatnya salut.

Sainudin pedagang mainan anak-anak di jalan Kapten A. Anwar Arsyad samping Griya Agung Palembang, Senin (12/3/2018).
Sainudin pedagang mainan anak-anak di jalan Kapten A. Anwar Arsyad samping Griya Agung Palembang, Senin (12/3/2018). (Sripoku.com/Rahmad Zilhakim)

Meskipun kakek Sainudin sudah menginjak usia 85 tahun dengan keterbatasan pendengaran dan mata rabun tak menghalangi ia untuk tetap berjualan untuk mempertahankan hidupnya.

Kakek Sainudin merupakan orang yang berasal dari Muara Enim.

Baca: Kisah Tiga Bocah SMP di Palembang, Rela Jalan Kaki Belasan Kilometer Demi Bertemu Pemain SFC

Ia mempunyai istri dan dianugerahi empat anak.

Namun istrinya dan 3 orang anaknya sudah meninggal kini ia hanya punya satu orang anak dan tinggal di desanya.

Ia berjualan mainan anak-anak sudah bertahun- tahun sebelumnya ia merupakan seorang petani di Muara Enim.

Kini kakek Sainudin tinggal di kawasan Way Hitam karena ingatan sudah berkurang ia sering lupa tempat tinggalnya sekarang.

Baca: Misteri Sungai Bogowonto, Lokasi Tank TNI Tergelincir. Pangeran Diponegoro tak Mau 2 Kali Menyebrang

"Saya ngontrak di Way Hitam, Tapi lupa kalo nama alamatnya," ujarnya saat di tanya sripoku.com (12/3/2018).

Alasan Sainudin berjualan pun cukup sederhana.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved