BREAKING NEWS: Banjir Muratara, Akses Jalan Darat ke Kecamatan Rawas Ilir Terputus
Banjir luapan Sungai Rawas ini terjadi sejak beberapa hari terakhir, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi
SRIPOKU.COM, MURATARA - Banjir merendam sebagian wilayah dalam Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawasilir Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.
Banjir luapan Sungai Rawas ini terjadi sejak beberapa hari terakhir, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Pantauan Sripoku.com, Senin (12/3/2018), jalur transportasi darat di wilayah ini masih terputus karena banjir merendam beberapa titik jalan poros menuju wilayah tersebut.
Baca: Emosi! Seorang Pria di Muratara Nyaris Tembak Gadis 23 Tahun. Ternyata Ini Sebabnya
Baca: Ancam Korban Pakai Golok dan Kayu, Dua Begal Sadis di Muratara Keok Diamakan Petugas
Banjir merendam jalan mulai dari Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Rupit.
Tapi tidak terlalu dalam sehingga masih bisa dilalui kendaraan.
Kemudian lebih ke hilir di wilayah Desa Pantau juga ada titik jalan yang terendam namun juga tak terlalu dalam sehingga masih bisa dilalui kendaraan.
Arus transportasi darat mulai putus di Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo.
Di hilir desa, atau dekat tugu perbatasan desa ini, ruas jalan terendam cukup dalam.
Baca: Habis Antar Sabu, Dua Warga Rawasulu Muratara ini Ditangkap
Baca: Imingi Uang Rp5 Ribu, Kakek di Muratara Setubuhi Bocah Perempuan di Kebun Jeruk
Mulai dari semata kaki hingga melebihi pinggang orang dewasa di titik titik tertentu.
Ruas jalan yang terendam banjir panjangnya lebih dari 200 an meter sehingga tidak bisa dilewati oleh kendaraan.
Masyarakat yang akan menuju Kecamatan Rawasilir, terpaksa pakai perahu.
LIHAT VIDEO DI BAWAH INI:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/banjir-di-desa-rantau-kadam-kecamatan-karang-dapo-kecamatan-rawasilir-kabupaten-muratara_20180312_145227.jpg)