Puluhan Siswa di Pagaralam Terindikasi sebagai Perokok Aktif

Kita akan panggil orang tua siswa yang terindikasi menjadi perokok aktif. Nanti kita akan berikan hasil tesnya agar orang tua bisa ikut mengawasi

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Salah satu siswa SMAN 4 Kota Pagaralam saat sedang discreening pakai alat smokerlyzer oleh dinas kesehatan, Selasa (6/3/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terus menggeber kegiatan menuju program Pagaralam Sehat 2018, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berbagai kegiatan untuk menciptakan dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan terus dilakukan. 

Bahkan sejak beberapa tahun ini Dinkes sudah melakukan kegiatan pendeteksian dini bahaya rokok terhadap remaja di Kota Pagaralam, melalui kegiatan screening pemeriksaan penjaringan perokok pada remaja sekolah. 

Dinkes mengetahui berapa persen siswa sekolah yang sudah menjadi perokok aktif.

Bahkan melalui kegiatan itu juga dinkes juga dapat mengetahui siswa atau siswi yang hanya menjadi perokok pasif saja. 

Baca: Merokok Sambil Dengarkan Musik, Bisa Kena Denda Rp 750 Ribu

Baca: PENTING, Hasil Penelitian Ungkap Bahwa Uap Rokok Elektrik Menghasilan Racun yang Mematikan

Salah satu siswa SMAN 4 Kota Pagaralam saat sedang discreening pakai  alat smokerlyzer oleh dinas kesehatan, Selasa (6/3/2018).
Salah satu siswa SMAN 4 Kota Pagaralam saat sedang discreening pakai alat smokerlyzer oleh dinas kesehatan, Selasa (6/3/2018). (SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN)

Pantauan Sripoku.com, Selasa (6/3/2018), Dinkes menggelar pemeriksaan perokok di SMAN 4 Plus Kota Pagaralam.

Ada 40 siswa yang dijadikan sempel kegiatan tersebut. Dari beberapa yang siswa discreening didapatkan siswa yang terindikasi perokok aktif dan pasif.

Kabid Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinkes Kota Pagaralam, Subur Wicaksono didampingi Kasi PTM dan Keswa, Charles Kurniawan mengatakan, melalui kegiatan ini Dinkes dapat mengetahui remaja yang sudah menjadi perokok aktif atau hanya perokok pasif.

Baca: Selain Karena Mulan Jameela, Benarkan Dhani Ceraikan Maia Karena Kebiasaan Merokok? Ini faktanya

Baca: Siapa yang Lebih Berisiko Kanker Paru-paru, Wanita atau Pria Perokok?

"Tahun lalu ada 6 sekolah yang kita screening. Setiap sekolah kita ambil 50 siswa terdiri dari 35 siswa dan 15 siswi.

Dari jumlah tersebut ada sekitar 35 siswa yang terindikasi menjadi perokok. Bahkan ada siswi yang terindikasi," ujarnya.

Dijelaskan Charles, namun biasanya siswi dan siswa yang terjaring bukan sebagai perokok aktif namun hanya menjadi perokok pasif. Pasalnya di rumahnya ada perokok aktif.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved