TAHUKAH KAMU: Ini Nilai History Lapis legit Bagi Masyarakat Keturunan Tionghoa
Selain memiliki rasa yang lezat ketika disantap, ternyata makanan asli Indonesia yakni kue lapis ternyata
Penulis: Haris Widodo | Editor: Odi Aria Saputra
Laporan wartawan Sriwijaya Post, Haris Widodo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Selain memiliki rasa yang lezat ketika disantap, ternyata makanan asli Indonesia yakni kue lapis ternyata memiliki nilai history atau sejarah tersendiri bagi warga keturunan Tionghoa.
Tak heran, ketika menjelang imlek kue lapis selalu menjadi primadona warga keturunan Tionghoa untuk disantap bersama.
"Kue lapis mempunyai arti agar rezeki yang datang berlapis-lapis dan tumpang tindih seperti kue nya, sehingga yang makan kue tersebut mengalami hidup yang legit dan manis seperti kuenyo," ujar desi, Penduduk chinese yang tinggal di jalan taipeng cinde Palembang (30/1/2018).
Ia menambahkan kue lapis adalah doa, agar rejeki datang berlimpah ruah sehingga hidup bahagia di tahun yang akan datang.
Kepercayaan ini sudah ada pada zaman nenek moyang dan dilestarikan turun temurun.
Serta wajib hadir pada acara Imlek.
Sementara itu, Bundaraya penjual kue kenamaan Palembang mengatakan jelang perayaan hari raya imlek pemesanan kue lapis ini sudah banyak bahkan mencapai ratusan box yang telah laku terjual.
"Alhamdulillah untuk pemesenannya sudah banyak bahkan sampai ke Malaysia,'' ujar Bundaraya.
Tidak hanya itu berbagai macam kue lapis juga hadir disini, seperti makjola(Maksuba lapis), Lapis nanas,legit,prunes, almond dan keju.
Harganyapun terjangkau mulai 300ribu - 400 ribu yang bisa dapat anda dapat di online (New Bundaraya) dan di offline(Jalan Letnan Jaimas).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kue-lapis_20180130_145347.jpg)