Bejat ! Sebelum Berhubungan Intim, Wanita Ini Menari Striptis di Depan Tujuh Anak Lelaki

Dia dua kali mengundang tiga anak laki-laki ke dalam kamar tidurnya, kemudian berhubungan seks penuh dengan mereka.

Penulis: Budi Darmawan | Editor: Budi Darmawan
dailymail
Amanda Tompkins dari Milton Keynes akan diadili karena dituduh melakukan 13 tuduhan pelecehan seksual dan fisik 

SRIPOKU.COM , BUCKINGHAMSHIRE - Seorang ibu berusia 38 tahun hari ini membantah melakukan penyerangan seksual terhadap anak laki-laki di bawah umur.

Amanda Tompkins, dari Milton Keynes, Buckinghamshire, akan diadili karena dituduh melakukan 13 pelecehan seksual dan fisik terhadap tujuh korban yang berusia di bawah 16 tahun.

Dia mengenakan jaket hitam, celana hitam dan atasan putih saat dia muncul di hadapan Hakim Francis Sheridan di Pengadilan Tinggi Aylesbury kemarin. Amanda Tompkins (39) terancam hukuman berat setelah melakukan pelecehan seksual terhadap tujuh anak laki-laki berusia di bawah 16 tahun selama empat bulan.

Dilansir dari dailymail.com , Wanita pedofil ini telah mengundang dua kelompok anak laki-laki di bawah umur di rumahnya di Milton Keynes, Buckinghamshire,Inggris.

Di hadapan anak-anak ini, dia menari telanjang (striptis) sebelum melakukan hubungan laiknya suami istri.

Dari 10 dakwaan itu, tujuh dakwaan diakuinya, di antaranya melakukan aktivitas seksual dengan anak di bawah umur serta melakukan penyerangan seksual kepada kanak-kanak.

Perbuatan itu berlangsung pada Februari hingga Mei 2016.

Dia dua kali mengundang tiga anak laki-laki ke dalam kamar tidurnya, kemudian berhubungan seks penuh dengan mereka.

Dia juga berusaha menyerang secara seksual seoarang anak lain.

Dakwaan lain adalah berhubungan seks dengan beberapa anak di ruang tamu pada kesempatan terpisah pada Februari 2016.

Dua bulan kemudian, dia dua kali mengundang tiga anak laki-laki berbeda ke kamar tidurnya dan berhubungan seks.

Dia juga mengaku mencoba terlibat dalam aktivitas seksual dengan seorang anak laki-laki lain.

Ibu yang berusia 38 tahun tersebut akan diadili atas satu tuduhan percobaan penyerangan seksual, salah satu serangan seksual dengan menyentuh dan lima aktivitas seksual dengan seorang anak yang diduga melibatkan seks oral dan vaginal berulang dengan empat anak laki-laki antara 1 Februari dan 29 Februari.

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved