Sering Olesi Rantai Motor dengan Pelumas Bekas, Ini yang akan Terjadi

Rantai komponen penting sepeda motor bebek. Tak ada perawatan khusus, namun sembarang melakukannya, bisa buat putus

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Pegawai AHASS Astra Motor Sumsel melakukan perawatan rantai motor konsumen. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rantai komponen penting sepeda motor bebek.

Tak ada perawatan khusus, namun sembarang melakukannya, bisa buat putus mendadak atau berkarat.

Sialnya, sebab tersebut teramat sering kita lakukan setiap kali membawa motor ke bengkel.

Muhammad Syakroni, Technical Service Advisor Astra Motor Sumsel, menyarankan pengguna motor untuk tidak lagi memolesi rantai dengan sembarang pelumas.

Terkadang, di rumah, rantai yang terlihat kering diolesi dengan oli bekas pakai.

Jika keterusan, akan ada dampak negatif untuk rantai itu sendiri.

"Oli atau pelumas membuat rantai berminyak. Ini menyebabkan kotoran mudah melekat," kata Syakroni, Jumat (26/1/2018).

Dengan kondisi seperti itu, Syakroni mengatakan, bisa membuat rantai cepat rapuh.

Ini dikarenakan, kotoran yang menempel membuat rantai menjadi berkarat.

Semakin dibiarkan, karat semakin menjalar dan membuat rantai rawan putus.

Inilah yang banyak terjadi di kalangan pengendara motor.

Mencegah hal tersebut, lanjut Syakroni, alangkah baiknya jika memolesi rantai dengan pelumas khusus.

Ini bisa menjaga daya tahan rantai bertahan lama sesuai dengan waktu yang diperkirakan.

Mengendara motor makin nyaman karena bisa terhindar dari putus rantai mendadak di tengah perjalanan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved