Flyover Keramasan Hampir Selesai, Jembatannya sudah Menyambung Tunggu Maret 2018

Pembangunan Flyover Keramasan Kertapati Palembang, terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian di bulan Maret 2018.

Penulis: Rahmad Zilhakim | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/RAHMAD ZILHAKIM
Flyover Kramasan Hampir Rampung, Badan Jembatan sudah Menyambung. 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Pembangunan Flyover Keramasan Kertapati Palembang, terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian di bulan Maret 2018.

Hingga saat ini, progres pengerjaan proyek Flyover Keramasan sudah mencapai 80 persen.

Saat dihubungi sripoku.com senin (15/1/2018), Darwis Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Flyover Keramasan,mengatakan konstruksi jembatan pada bagian atas sudah hampir rampung dengan pemasangan bagian tengah yang menghubungkan kedua ujung jembatan.

Secara keseluruhan konstruksi jembatan sudah hampir selesai dan hanya meneruskan pekerjaan sarana pendukung lainnya seperti pekerjaan jalan lantai beton (Rigid), saluran, pengecatan jembatan, pengerjaan trotoar, termasuk pemasangan lampu dan pekerjaan pembuatan taman.

"Kami targetkan pertengahan Maret sudah bisa dilaksanakan ujicoba," ujar Darwis

Meski sempat terkendala masalah pembebasan lahan, proyek Flyover Simpang Keramasan dapat berjalan sesuai waktu perencanaan.

Menurut Darwis, tantangan lain dalam pembangunan Flyover Keramasan menghadapi arus lalulintas padat di kawasan tersebut.

"Disini tidak ada jalan alternatif yang bisa memecah arus kendaraan. Disatu sisi arus lalulintas tetap harus jalan namun disisi lain kami dikejar target," jelasnya.

Diketahui, pembangunan proyek Flyover Keramasan yang menggunakan dana APBN ini setidaknya menelan dana sebesar Rp 234 miliar. Di tahun 2016 dianggarkan Rp 66 M, tahun 2017 Rp 114 M dan tahun 2018 Rp 54 M.

"Anggaran tahun ini juga dialokasikan untuk pengerjaan pendukung lainnya seperti penyelesaian jalan, pembuatan taman dan lighting. Mudah-mudahan Flyover yang memiliki bentang panjang 650 meter, lebar 18 meter dan beban yang mampu menahan berat hingga 10 Ton MST (Muatan Sumbu Terberat) ini bisa menjadi salah satu kebanggaan warga Palembang," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved