Pemuda Ini Kepergok Mencuri di Rumah Makan Lintau Dua Inderalaya. Begini Nasibnya

Pengejaran terhadap tersangka pada saat dilakukan penangkapan depan Rumah Makan Tuah Siang Malam,

SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
FH (keempat dari kiri), tersangka pelaku pencurian diamankan petugas unit Reskrim Polsek Inderalaya, Rabu (10/1/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDERALAYA - Seorang pemuda berinisial FH tak berkutik saat aksinya melakukan pencurian di Rumah Makan Lintau Dua sekitaran Kelurahan Timbangan Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), diketahui oleh penghuni rumah makan tersebut, Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 22.30.

Saat itu FH sedang berusaha membawa lari barang-barang hasil curian.

Untung warga Jalan Handayani Rt 04 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini, tidak sempat menjadi bulan-bulanan warga.

Karena di waktu bersamaan dia diamankan oleh polisi unit Opsnal Polres OI yang sedang melakukan patroli.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti hasil curian berupa satu buah ponsel android warna hitam merk ASUS, celana jeans panjang warna biru, serta uang tunai senilai Rp 50 ribu diserahkan ke pihak unit Reskrim Polsek Inderalaya pimpinan Kanit Res Ipda Supriadi Garna SH.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Inderalaya AKP Bambang didampingi Kanit Res Ipda Supriadi Garna SH mengungkapkan, usai menerima informasi adanya pelaku pencurian, pihaknya langsung meluncur ke lokasi.

"Pengejaran terhadap tersangka pada saat dilakukan penangkapan depan Rumah Makan Tuah Siang Malam, tersangka dapat kita amankan," ujar Ipda Supriadi Garna, Rabu (10/1/2018).

Dijelaskan Supriadi, barang-barang hasil curian berupa ponsel dan celana jeans panjang serta uang tunai senilai Rp 50 ribu milik korban Azazka Putra (32), pegawai Rumah Makan Lintau Dua Kelurahan Timbangan Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten OI.

"Tersangka bersama barang bukti hasil curian telah kita amankan. Dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Tersangka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," tegas Ipda Supriadi Garna.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved