Breaking News:

Kamu Harus Tahu : Ternyata Ini Asal Muasal Nama Kota Muaradua OKUS

Selain memiliki keindahan alamnya Danau Ranau, Gunung Seminung dan wisata alam lainnya ternyata ka

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Potret Kota Muaradua yang terus berkembang hingga saat ini. 

Selain itu terdapat bekas jembatan gantung yang menghubungkan daerah Pasar Lama dan daerah Pendagan.

Makam Puyang Komering, terletak di dataran paling tinggi di daerah lingkungan pasar Lama.

Makam ini diyakini sebagai makam dari “Komering Singh”. Komering dalam Bahasa India berarti Pinang. Saat itu ada juragan Pinang dari India, sehingga nama Komering sebenarnya berasal dari sebutan untuk juragan Pinang dari India, yang menetap di Muaradua.

okus2
okus2 (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

Untuk mencapai makam ini, pengunjung dapat naik dari lingkungan pasar Lama, dengan menaiki 100 anak tangga.

Menurut cerita anak tangga konon katanya dapat berbeda beda saat dihitung oleh para pengunjung. Ada yang menghitung 100 anak tangga, ada juga yang menghitungnya lebih dari 100.

Makam Puyang Komering, tidak jauh dari makam-makam umum lainnya. Yang membedakannya, makam Komering diberi atap atau cungkup, serta dipagar. Di hari hari tertentu, seperti saat lebaran, dan hari besar keagamaan, banyak orang yang berziarah ke makam ini.

Karena makam ini terletak di dataran yang tinggi, maka kita dapat melihat pertemuan sungai Saka dan Selabung dari ketinggian. Sebuah pemandangan yang indah, melihat sungai dari ketinggian serta dikelilingi oleh kebun jagung masyarakat.

Selain makam Komering, di bagian bawah, di hilir pertemuan Saka dan Selabung ada batu kodok, serta bekas pondasi jembatan Gantung yang menghubungkan Pasar Lama dan Pendagan.

Ada pemandangan yang unik di sini. Pada saat saat tertentu di bagian ini warna sungai dapat berbeda di bagian kiri dan kanan ke arah hulu sungai. Karena, apabila hujan di daerah hulu sungai Selabung, maka bagian kiri akan lebih keruh, dan sebelah kanan tetap jernih apabila di bagian hulu sungai Saka tidak sedang hujan.

Tempat ini mempunyai lubuk sungai yang cukup dalam, lebih dari 10 meter. Sebuah tempat memancing yang seru, bagi mereka yang hobi memancing.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved