Saat Olahraga Pagi Dekat Kuburan Cina, Khairul Kaget Dengar Suara Rintihan. Ternyata

Ia pun mencari sumber suara dan menemukan ada kantong plastik warna hitam bergerak-gerak.

Tayang:
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
DOK SRIPOKU.COM
ilustrasi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Saat jalan santai olahraga pagi di sekitar kuburan Cina di Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Rabu (3/1/2018), Khairul kaget mendengar ada suara rintihan.

Ia pun mencari sumber suara dan menemukan ada kantong plastik warna hitam bergerak-gerak.

Sumber suara rintihan itu berasal dari dalam kantong plastik tersebut.

Karena tidak berani membuka kantong plastik itu sendirian, ia pun memanggil Bambang, penjaga kuburan lalu bersama Bambang membuka bungkusan kantong plastik tetsebut.

Setelah dibuka, ternyata isi kantong plastik itu adalah bayi berjenis kelamin perempuan dan masih hidup.

Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dibuang di semak-semak sekitar kuburan Cina Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Rabu (3/1/2018). Diduga bayi ini sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap.
Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dibuang di semak-semak sekitar kuburan Cina Kelurahan Kali Serayu Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Rabu (3/1/2018). Diduga bayi ini sengaja dibuang karena hasil hubungan gelap. (SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI)

Namun tubuhnya sudah membiru karena kedingingan.

Diduga bayi itu baru dilahirkan, karena masih ada tali pusarnya.

Atas temuan itu, keduanya lalu menghubungi RT setempat, dan RT kemudian menghubungi personel Bhabinkamtibmas Kali Serayu, Brigpol Deden.

Temuan bayi dibuang di kuburan Cina ini membuat heboh warga setempat.

"Bayi ini pertama kali ditemukan warga yaitu, pak Khairul saat olahraga pagi disekitar kuburan Cina.

Karena tidak berani, pak Khairul memanggil pak Bambang dan langsung membuka kantong plastik yang membungkus bayi tersebut.

Kemudian pak Bambang menghubungi Ketua RT dan RT langsung menghubungi saya.

Selanjutnya bayi itu langsung dibawa ke bidan terdekat untuk dirawat," ungkap Brigpol Deden, kepada Sripoku.com, Rabu (3/1/2018).

Dugaan sementara, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved