RON 92, Refleksi Nyata Konsumen Cerdas
Tujuannya supaya mesin mobil lebih awet sehingga bisa memangkas biaya hanya untuk merawat mobil.
Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Pertamina ternyata sudah memproduksi bahan bakar berkadar oktan 92.
Mereka yang sudah menggunakannya menilai bahan bakar ini lebih membuat kendaraan awet ketimbang menggunakan kadar oktan yang berada dibawahnya.
Ini selaras dengan karakteristik masyarakat sekarang yang cenderung ingin memangkas pengeluaran, termasuk pula dari segi kendaraan.
===
Hal ini terungkap pada seminar Palembang Inside bertemakan Belanja Cerdas di Zaman Now, yang berlangsung di Hotel Santika Palembang Senin (4/12/2017) siang.
Acara yang dipersembahkan oleh PT. Pertamina Sumsel dan Auto 2000 Plaju bersama Forum Komunikasi Kompas Gramedia ini membahas pola pikir masyarakat sekarang yang cenderung lebih hemat dalam mengeluarkan uang.
Ini terbukti dengan riset yang memperlihatkan adanya persentase penurunan belanja ritel.
Pemangkasan anggaran belanja bukan hanya dari kalangan rumah tangga, tapi juga pelaku usaha.
Seperti yang diungkapkan salah satu narasumber yang menjabat sebagai Direktur PT. TIKI Palenbang, Haris Jumady.
===
Pemangkasan anggaran yang dilakukan pihaknya salah satunya adalah pemilihan bahan bakar.
Ia tak mau salah pilih hingga bisa membuat biaya pemeliharaan kendaraan bertambah.
“Makanya, kita pakai bahan bakar dengan kadar oktannya minimal 92. Ini sudah terbukti jitu dimana pemeliharaan lebih jarang karena mesin tetap bagus meski armada kita bergerak ke jarak-jarak jauh,” kata Haris.
===
Sebelum menggunakan bahan bakar dengan oktan 92, diungkapkan Haris, pihaknya menggunakan oktan 88.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ron-92_20171205_112204.jpg)