IRT di Palembang Tewas

Breaking News : IRT di Palembang Ditemukan Tewas, Suami Diamankan Polisi

Penemuan jenazah seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sri Wahyuningsih (33) menggegerkan warga

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra
OLAH TKP -- Lokasi penemuan mayat seorang ibu rumah tangga di Perumahan Karya Mandiri 5, Jalan Lebak Murni, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Rabu (21/1/2026). Pada saat ditemukan posisi korban sudah terlentang dan tidak ditemukan darah atau luka pada tubuh korban. 
Ringkasan Berita:
  • Ibu rumah tangga (IRT) bernama Sri Wahyuningsih ditemukan tewas di rumahnya  Perumahan Karya Mandiri 5, Jalan Lebak Murni, Kecamatan Sako. 
  • Sang suami diketahui telah diamankan pihak kepolisian terkait kematian korban.
  • Namun belum diketahui penyebab kematian korban karena, pihak kepolisian sudah berada di lokasi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penemuan jenazah seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sri Wahyuningsih (33) menggegerkan warga Perumahan Karya Mandiri 5, Jalan Lebak Murni, Kecamatan Sako, Rabu (21/1/2026). 

Korban ditemukan tidak bernyawa dalam posisi terlentang dengan wajah tertutup sprei saat pihak keluarga dan ketua RT setempat membuka paksa pintu rumahnya. 

Meski tidak ditemukan luka fisik atau ceceran darah di lokasi kejadian, polisi telah memasang garis polisi dan mengamankan suami korban guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kematian tersebut.

Keluarga yang mulai berdatangan di lokasi nampak menangis sembari memberi kabar ke anggota keluarga lainnya. 

Jefri salah satu tetangga korban mengatakan, peristiwa itu diketahui setelah orangtua korban bersama Ketua RT setempat membuka pintu rumah korban. 

"Sebelum kejadian tidak ada suara aneh-aneh, kami tau pas orangtua korban ke rumah. Supaya tahu ada orang atau tidak di rumah orangtuanya ngajak Ketua RT dan saya untuk membuka pintu rumah," kata Jefri.

Begitu pintu dibuka, posisi korban sudah terlentang dan tidak bernyawa dengan wajah tertutup sprei. Tidak ditemukan pula darah pada tubuh korban.

"Tidak ada darah yang terlihat," katanya.

Korban bersama suaminya yang bernama Rangga tinggal di rumah tersebut kurang lebih sudah 9 bulan. Menurut pengakuannya selama tinggal keduanya terlibat cek-cok.

"Sudah 9 bulan tinggal disini, sepengetahuan saya ada lah 3 atau 4 kali terdengar cek-cok. Suaminya sudah diamankan di Polsek Sako kabarnya," tandasnya.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan untuk diketahui secara pasti penyebab korban meninggal dunia.

Sementara inu belum dapat disimpulkan apakah peristiwa yang terjadi adalah pembunuhan atau bukan, karena masih dalam penyelidikan polisi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved