Semua Orang Menangis Haru, Anak Pengusaha Kaya Ini Bikin Ayahnya Malu, Ternyata Ia . . .
Semua orang terkesima dan tidak bisa membendung air matanya mendengar ucapan anak berumur 10 tahun tersebut.
Penulis: ewis herwis | Editor: ewis herwis
SRIPOKU.COM -- Seorang anak berumur 10 tahun, namanya Umar.
Dia anak seorang pengusaha sukses yang kaya raya.
Oleh ayahnya si Umar disekolahkan di SD internasional paling bergengsi di Jakarta.
Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal.
Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah.
Karena uangnya berlimpah.
Si ayah berpikir kalau anaknya terus pendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang, agar anaknya kelak menjadi orang yang sukses mengikuti jejaknya.
Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayak diundang untuk menghadiri acara "Father's Day" di sekolah Umar.
"Waduh saya sibuk Mah, kamu aja deh yang datang." Begitu ucap si ayak kepada isterinya.
Bagi dia acara beginian sangat tidak penting dibanding urusan bisnis besarnya.
Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam, sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya.
Dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya, sedang anak-anak yang lain selalu didampingi ayahnya.
Karena diancam isterinya, akhirnya si ayah mau hadir meski agak ogah-ogahan.
Father's Day adalah acara yang dikemas khusus dimana anak-anak saling unjuk kemampuan di depan ayahnya.
Karena ayahnya Umar ogah-ogahan, maka dia memilih duduk di paling belakang, sementara para ayah yang lain (terutama yang muda-muda) berebut duduk di depan agar bisa menyemangati anak-anaknya yang akan tampil di panggung.
Satu per satu anak-anak penampilkan bakat dan kebolehannya masing-masing. Ada yang nyanyi, menari, membaca puisi, pantomim. Ada pula yang memamerkan lukisannya, dll.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/menangis5_20171130_203502.jpg)