Kandidat Independen di Pusaran Kandidat Partai Politik

Menariknya pasangan independen kali ini lebih menarik dibandingkan pilkada yang lalu dari segi ketokohan dan kualitas kandidat.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ZAINI
Pasangan Independen Akbar Alfaro didampingi Istri dan pendukungnya diarak dengan alat tradisional terbangan menuju Kantor KPU Kota Kamboja Palembang, Rabu (29/11/2017). 

Dengan angka pemilih non militan yang masih besar membuat pilkada masih sangat cair, semua kandidat tetap berpeluang meraih suara bahkan bisa berimbang dengan pasangan parpol jika mampu mengkosolidasikan pemilih non militan tersebut yang angkanya ditaksir masih sekitar 51 persen pemilih di Kota Palembang.

Peluang terbuka juga untuk pasangan Independen Kabupaten Banyuasin Buya - Supartijo.

Tokoh NU Banyuasin ini dalam berbagai survei bahkan bertengger di tiga besar dengan tingkat kontestasi yang ketat.

Secara kualitas ketokohan kandidat independen ini tidak kalah dengan calon dari partai politik.

Kuncinya apakah Supartijo sebagai bagian tokoh Pujasuma mampu menarik pemilih identitas jawa atau tidak di Banyuasin terutama perairan yang menjadi mayoritas dan dinilai jadi arena penentu kontestasi Pilkada Banyuasin.

Menarik lainnya yakni kandidat Independen di Kota Pagaralam dan Kabupaten Muaraenim bagian dari petahana.

Novirzah Wakil Walikota Pagaralam dan Shinta Muzakir istri Bupati Muaraenim.

Dari segi ketokohan dan kekuatan politik tentu tidak bisa diragukan.

Tinggal bagaimana kedua tokoh tersebut memainkan jaringan relawan akar rumput.

Semakin kuat maka bisa mengancam pasangan dari parpol.

"Kita semua tahu dalam kontestasi Pilkada seringkali parpol kurang berperan dalam pemenangan.

Ketokohan, kepiwaian memainkan isu politik serta program dan bagaimana memadukan kekuatan relawan akar rumput akan jadi penentu kemengan kandidat," kata Fatkurrohman.

Cerita Kemenangan Independen berdasarkan data 101 daerah yang mengikuti Pilkada serentak tahun 2017 lalu tercatat hanya satu daerah yang dimenangkan oleh pasangan calon dari jalur independen, yakni Kabupaten Pidie di Provinsi Aceh.

Pasangan calon dari jalur independen tersebut adalah Roni Ahmad (Abusyik) dan Fadhullah TM Daud.

Hebatnya, yang dikalahkan oleh pasangan Roni Ahmad dan Fadhullah adalah petahana yang pada Pilkada 2017 memborong dukungan seluruh Parpol yang ada di Kabupaten Pidie.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved