Sabu Senilai Rp 2 Miliar Diblender Jadi Jus. Lalu Dibeginiin. Ternyata Tujuan untuk Ini

Sebelum diblender, sabu tersebut dicampur dengan air deterjen. Ini dilakukan agar sabu tersebut memang tidak bisa

Sabu Senilai Rp 2 Miliar Diblender Jadi Jus. Lalu Dibeginiin. Ternyata Tujuan untuk Ini
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sabu sebanyak 2 kilogram diblender Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono dan Waka Polresta, AKBP Didi Hayamansyah, menjadi jus saat pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan Satresnarkoba Polresta Palembang di halaman depan Mapolresta Palembang, Kamis (15/11/2017), sekitar pukul 09.30.

Dengan dicampur air deterjen, sabu seharga Rp 2 miliar ini menjadi jus dan berhasil dimusnahkan ke dalam tong yang berisikan tumpukan tanah.

Ilustrasi sabu
Ilustrasi sabu (ISTIMEWA)

Ini dilakukan agar sabu tersebut memang tidak bisa digunakan dan benar-benar sudah dimusnahkan dan dilihat oleh masyarakat, tamu undangan, agar tak ada pikiran barang bukti hasil sitaan ini disalahgunakan.

Diketahui barang bukti ini hasil tangkapan terhadap tersangka Riko Saputra.

Riko Saputra ditangkap di kawasan Sukarno Hatta dengan barang bukti 1 kilogram dan Herman Alis Aping (58), ditangkap di kawasan Jalan Ariodila, dengan barang bukti 10 paket sabu sebanyak 1 kilogram .

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba Kompol M Akbar mengatakan, pemusnahan barang bukti hasil tangkapan satu bulan terakhir (Oktober-red), dimana sebanyak Rp 2 kg dari 2 tersangka.

"Benar hari ini kita melakukan pemusnahan barang bukti sabu 2 kg dari 2 tersangka senilai Rp 2 Miliar," ungkap Kapolresta Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Kasat Narkoba, Kompol M Akbar dan tamu undangan saat
Pemusnahan Barang bukti hasil sitaan Satresnarkona Polresta, di halaman Mapolresta Palembang, Kamis (16/11/2017).
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Kasat Narkoba, Kompol M Akbar dan tamu undangan saat Pemusnahan Barang bukti hasil sitaan Satresnarkona Polresta, di halaman Mapolresta Palembang, Kamis (16/11/2017). (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

Menurut Wahyu, pihaknya akan terus melakukan menindakkan terhadap pelaku-pelaku dan pengguna narkoba.

"Pemusnahan ini sering kita lakukan terhadap semua barang bukti seperti sabu, ganja dan ekstasi. Jika sudah dianggap barang bukti cukup jumlah barang buktinya dan memang sesuai undang-undang juga dibenarkan untuk dimusnahkan perkara tindak pidana narkoba, maka pemusnahan ini kita lakukan sesuai prosedur yang berlaku," tegas Wahyu.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Kasat Narkoba, Kompol M Akbar dan tamu undangan saat
Pemusnahan Barang bukti hasil sitaan Satresnarkona Polresta, di halaman Mapolresta Palembang, Kamis (16/11/2017).
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, didampingi Kasat Narkoba, Kompol M Akbar dan tamu undangan saat Pemusnahan Barang bukti hasil sitaan Satresnarkona Polresta, di halaman Mapolresta Palembang, Kamis (16/11/2017). (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)
Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved