Hari Pahlawan

Mengingat dan Menghargai Jasa Pahlawan

Tanggal 10 Nopember sudah ditetapkan sebagai Hari Pahlawan bagi bangsa Indonesia.

Editor: Salman Rasyidin
IST
Drs. H.M. Daud Rusjdi AW 

Mengingat dan Menghargai Jasa Pahlawan  Bagi Generasi Now 

Drs. H.M. Daud Rusjdi AW

Penulis, Pengurus Masjid Al- Qodr 5 Ulu Plg.

Tanggal 10 Nopember sudah ditetapkan sebagai Hari Pahlawan bagi bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu sudah selayaknya kita tidak melupakan betapa besar pengorbanan para pahlawan-pahlawan kita dahulu, guna memperjuangkan negeri ini untuk merdeka.

Mereka, para berjuang tidak mengenal lelah, tekad mereka saat itu Indonesia harus merdeka atau mati syahid di medan pertempuran.

Dengan tekad seperti itulah walaupun kemudian banyak yang gugur, tetapi di tahun 1928 para pejuang dari berbagai pelosok nusantara yang terdiri dari pemuda-pemuda, semua berkumpul di Batavia untuk bersumpah menyatakan tekad : BERBANGSA SATU BANGSA INDONESIA, BERTAHAN AIR SATU TANAH AIR INDONESIA, BERBAHASA SATU BAHASA INDONESIA.

Sumpah itulah kemudian yang merupakan embrio bagi bangkitnya persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga pada tanggal 17 Agustus 1945, melahirkan negara Kesatuan Republik Indoneisa.

Tekad para pemuda yang membaja untuk berjuang mengusir kaum penjajah itu dilandasi oleh tiga hal, yaitu :

Pertama, mereka merasakan betapa pahitnya hidup dijajah, hidup tertindas, segala hak merasa terampas.

Kedua, mereka memandang bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan, dan tidak dapat dibenarkan oleh agama.

Ketiga, mereka memandang bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa, tidak terkecuali bangsa Indonesia.

Dalam kondisi terjajah dan tertindas, Islam mengizinkan kita membela diri, berjuang dan berperang untuk merebut kemerdekaan, menghapuskan kezaliman menghalau penjajahan.

Sebagaimana dalam Al Quran Surat Al Haji 39 Allah berfirman : "Telah diizinkan membela diri (berperang) bagi orang-orang yang tertindas, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya, dan Allah benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu."

Apabila kita membaca sejarah para pejuang kemerdekaan kita dahulu, tentunya kita merasa kagum, karena di samping berjuang, mereka tidak lupa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved