Buat Keributan di UIN, Dua Pelajar Ini Terpaksa Digiring ke Polresta Palembang

Emosi bertambah panas, setelah Bagas mendengar perkataan korban, tanpa banyak bicara Bagas kemudian mendatangi Sekret korban.

Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Dua Pelajar diamankan polisi karena membuat keributan di UIN Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Apes dialami dua pelajar di kota Palembang ini, Lantaran ulahnya telah melakukan pengeroyokan terhadap mahasiswa UIN Palembang, Yakni Afri idrian (19), semester III jurusan
ilmu komunikasi, dua pelajar tersebut terpaksa diamankan petugas, Rabu (1/11), sekitar pukul 21.00.

Kedua pelajar tersebut yakni, BS (15), warga Jalan Sukarno Hatta, Komp perumahan Thevilla Reciden, Kelurahan Pulau GadungKecamatan Sukarame, dan temannya OA (16), warga Jalan Naskah II, Kecamatan Sukarame, Palembang.

Keributan yang dilakukan kedua pelajar itu, terjadi Rabu, (1/11), sekitar pukul 18.00, dimana saat itu keduanya sedang mengikuti kegiatan bela diri Tapak Suci, di area Kampus UIN. Lalu korban pun melintas di hadapannya, merasa tersinggung, Bagas pun tak terima.

Karena saat itu, Bagas merasa sudah diejek ketika dirinya sedang atraksi memainkan Trisula. " Dia itu sedang melintas, lewat dihadapan kami. Lalu ngejek-ngejek saya pak. Oleh itu kami kemudian saya datangi. Saya tantang kalau berani diluar aja," ungkap Bagas ketika diamankan.

Emosi bertambah panas, setelah Bagas pun mendengar perkataan korban " Eet, Eat, Eat", tanpa banyak bicara Bagas kemudian mendatangi Sekret korban.

Dengan membawa golok, Bagas pun bilang " Ngapo maksud kakak itu ngomong seperti Itu". Dan akhirnya berujung pengeroyokan yang dilakukan Bagas dan Oko.

" Kami ini tidak melakukan pengeroyokan pak, saya yang malah dikeroyok. Mereka itu ramai. Masalah parang yang saya bawa tidak tajam. Itu untuk latihan dan untuk menakuti-nakuti saja," kilahnya.

Sedangkan korban, Afri ketika ditemui di Polresta Palembang, mengatakan, dirinya tidak mengejek kedua pelajar itu saat mereka latihan Tapak Suci.

" Saya hanya lewat pak, pulang dari rapat di kampus. Tetapi katanya saya ini mengejek dia," ungkapnya tak terima.

Akibat kejadian tersebut Afri pun mengalami luka memar dibagian kepala dan tubuhnya. Serta melaporkan kejadian ini ke SentraPelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Sementara, Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Mario Ivanry, didampingi Kapolsek Kemuning, AKP Robert Siombing, mendapati adanya aksi tawuran di kampus UIN, mereka pun langsung mendatangi lokasi
dengan cepet.

" Kita langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan langsung mengamankan kedua pelaku, yang masih berstatus pelajar," Katanya.

Lanjut Mario, kedua pelaku hingga kini masih diminta keterangan, guna penyelidikan lebih lanjut," Dan nantinya kedua orang tuanya akan dipanggil, terkait dengan aksi yang kedua pelajar ini lakukan," ungkap
Mario.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved