Petinggi Facebook Ini Lakukan Diet dengan Cara tak Lazim. Namun Hasilnya Luar Biasa

Banyak di antara kita makan saat sedang bekerja. Sangat sulit mengontrol apa yang kita makan setiap hari, namun sebenarnya

Editor: Sudarwan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM -  Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar, serta untuk menurunkan berat badan, berbagai cara dilakukan orang.

Di antaranya dengan berolahraga atau diet makan.

Pria ini salah satunya.

Mendapatkan tubuh langsing tanpa diet itu mudah kok.
Mendapatkan tubuh langsing tanpa diet itu mudah kok. (Shutterstock)

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya, ia melakukan diet yang tidak lazim.

Ketika banyak pekerja yang kurang memperhatikan pola makan mereka ketika bekerja, Dan Zigmond justru memperkenalkan rekan-rekan sekantornya di Facebook dengan tren diet yang ia lakukan.

Tren diet yang diperkenalkan Direktur Analisis Facebook tersebut bernama intermittent fasting, atau berpuasa berselang-selang.

Zigmond mengaku berpuasa selama 15 jam dalam beberapa hari.

Ia memulai makan pukul 9 malam hingga 6 pagi, di mana jam-jam tersebut diyakini bukanlah jam yang tepat untuk makan.

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

"Banyak di antara kita makan saat sedang bekerja. Sangat sulit mengontrol apa yang kita makan setiap hari, namun sebenarnya yang dapat kita kontrol adalah waktu. Hal terburuk bagi tubuh Anda adalah makan sepajang waktu." jelas Zigmound kepada Business Insider dan dirangkum KompasTekno, Sabtu, (21/10/2017).

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Zigmound kemudian menceritakan awal mula ia bertekad mengubah gaya hidupnya pada tahun 2014.

Saat itu Zigmound bekerja di salah satu startup bernama Hampton Creek dimana rekan sejawatnya adalah para peneliti makanan, para biologis, dan koki.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Mereka sering bercerita tentang pilihan menu makanan yang baik dan membagi hasil penelitian mereka seputar gaya hidup sehat.

Ia menjelaskan hasil studi biologi yang dilakukan oleh Salk Institute bahwa waktu makan akan mempengaruhi seberapa banyak makanan yang kita makan.

"Tikus yang makan dengan batasan waktu tertentu menjadi kurus dibanding tikus yang makan sepanjang waktu", tuturnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (ISTIMEWA)

Zogmound mengaku gaya hidupnya saat ini dipengaruhi oleh pengalamannya ketika di Thailand beberapa tahun lalu. Seorang biksu mengajarkannya kebiasan tersebut dan ia memutuskan untuk melanjutkannya hingga sekarang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved