Tak Selamanya Buruk, 4 Alasan Positif Terkadang Perlu Memaki dan Melampiaskan Amarah

Jangan memandang rendah mereka yang sering memaki. Memaki ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan, asal tidak dilakukan terus menerus.

Editor: Bedjo

SRIPOKU.COM - Jangan memandang rendah mereka yang sering memaki.

Memaki ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan, asal tidak dilakukan terus menerus.

Berita Lainnya:  Ternyata 8 candaan Pria Ini Sangat Ampuh Meredam Amarah Pasangannya, Dicoba Yuk!

Emma Byrne, seorang peneliti dan penulis buku 'Swearing Is Good for You' menemukan fakta bahwa memaki membantu kita menyalurkan emosi negatif sehingga berdampak baik bagi kesehatan fisik dan psikis.

Berikut tiga fakta memaki yang perlu anda ketahui:

1. Membantu mengendalikan emosi

Nenek moyang kita diyakini sudah menggunakan kata makian untuk mengekspresikan kemarahan tanpa kekerasan fisik.

Dengan memaki, seseorang bisa merasa lebih nyaman dan ketegangannya berkurang, sehingga ia tidak perlu melakukan tindakan lain yang tak terkendali.

Dengan turunnya ketegangan dan emosi, hal yang merugikan tidak perlu terjadi.

Bayangkan bila kita tidak bisa melepaskan amarah dengan memaki, mungkin tangan dan kaki yang akan berbicara, dan itu menimbulkan kerugian lebih besar.

2. Membantu mengatasi rasa sakit

Makian jelas tidak akan membuat Anda gagah.

Namun penelitian menunjukkan bahwa memaki bisa meningkatkan toleransi kita terhadap rasa sakit fisik maupun emosi, juga mengurangi frustasi.

Saat memaki, tubuh kita akan memproduksi hormon adrenalin yang meminimalisir sinyal rasa sakit dalam otak.

Hal ini tentunya akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap rasa sakit, baik secara fisik maupun psikis.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/3
Tags
Emosi
sakit
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved