Suami Jatuh Cinta Pada Pembantu, Wanita Ini Pasrah Dicerai Lewat SMS

Perselingkuhan kadang menjadi bumbu dalam serial percintaan, namun kisah tersebut akan terdengar lebih menyedihkan jika diceritakan secara langsung

Tayang:
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della

Lalu ia pindah ke rumah kami satu bulan kemudian.

Ia tidak tampak seperti wanita seksi pada umumnya yang membuat para istri khawatir.

Tubuhnya kurus, berpenampilan biasa, dengan rambut berwarna merah panjang yang seringkali dikepang.

Namun satu hal yang penting adalah ia sangat dekat dengan anak-anak. Ia mengajarkan balet pada putri kecil saya, dan seringkali mengepang rambutnya sebelum ia pergi ke sekolah.

Ia dan Ben memiliki ketertarikan yang sama dalam hal musik, dan seringkali pergi bersama untuk menonton pertunjukan musik, dengan saya mengijinkannya, karena kadang saya terlalu lelah untuk menemani Ben.

Saya pertama kali menyadari bahwa mereka bukan hanya sekedar teman adalah saat kami berlima berlibur bersama ke Belgia, Desember lalu. Dan saya merasa seperti sayalah yang merupakan orang asing, bukan Anna.

Saat itu akhirnya saya menyadari bahwa ada “rasa sayang” dari cara Ben memandangnya.

Ilustrasi suami selingkuh
Ilustrasi suami selingkuh (ist)

Saat itu mereka berdua duduk di bagian depan, sedangkan saya di bagian belakang mobil dengan anak-anak tertidur di kedua sisi saya. Saya hanya bisa menangis dalam diam.

Ternyata insting saya tepat. Beberapa hari kemudian, Ben mengakhiri pernikahan kami, hanya melalui pesan singkat.

Kami sudah di rumah waktu itu, dan saat saya bangun dari tidur, rumah sedang kosong. Ben sudah pergi keluar dengan anak-anak.

Saya tidak percaya dengan pesan yang saya baca, “aku tidak mencintaimu lagi, dan aku rasa kamu juga tidak mencintaiku. Lebih baik pernikahan ini kita akhiri saja”.

Saya membacanya berulang kali, berharap saya salah membacanya. Lalu saya membalas pesan itu dengan bertanya apakah karena ada wanita lain.

Dan saya sangat terpukul saat Ben mengatakan bahwa ia jatuh cinta pada Anna.

Saya tiba-tiba merasa sangat takut. Ya, saya memang tidak yakin dengan pernikahan ini, namun Ben tetaplah suami saya, dan kami sudah bersama selama 20 tahun. Belum lagi saya sudah menganggap Anna sebagai teman.

Singkatnya, saya berusaha meminta Ben untuk berpikir ulang tentang hal ini, tapi tidak berhasil. Ben pun menyarankan agar untuk sementara waktu saya tinggal di rumah orang tua saya, dan saya setuju.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved