Anda Bisa Mendaki Gunung Agung saat Ini, Tapi Ini Pantangan yang tak Boleh Diabaikan

"Salah satu pantangannya, jika ada keluarga dekat atau sepupu yang meninggal tidak diperbolehkan mendaki gunung.

Editor: Hendra Kusuma
Kompas Regional
Gunung Agung. 

"Saya sering lihat sendiri (hal mistis) muncul. Misalnya (pendaki) membawa daging sapi. Itu angin menghalangi kita naik. Seperti sampai tak bisa jalan," kisahnya.

Tak ada salahnya mengikuti aturan adat masyarakat setempat.

Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak. (KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO)
Pengojek atau supir supir taksi menunggu wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek atau taksi di sekitar jalur pendakian Gunung Ijen, Jawa Timur (9/9/2017). Pengojek atau supir taksi itu akan mengantarkan wisatawan menggunakan gerobak. (KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO) (http://travel.kompas.com/)

Jika status Gunung Agung telah kembali normal, Anda bisa menikmati keindahan gunung tertinggi di Pulau Dewata ini ditemani pemandu lokal. (Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Berita ini telah dimuat di Kompas.com dengan judul: Jika Mendaki Gunung Agung, Jangan Abaikan Pantangan Ini

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved