NEWS VIDEO SRIPO

Keseharian Aishwa Gadis Kecil Yang Viral di Sosmed, Begini Cara Dia Menghafal Sholawat

Beberapa waktu lalu netizen sempat dihebohkan dengan video viral seorang gadis kecil yang bershalawat di dalam MRT. Ternyata ?

Tayang:
Penulis: Panji Maulana | Editor: Igun Bagus Saputra

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Panji Maulana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Beberapa waktu lalu netizen sempat dihebohkan dengan video viral seorang gadis kecil yang bershalawat di dalam MRT. Ternyata

Hebatnya dia sudah bisa menghapal lebih dari 20 jenis shalawat loh.

Namanya Aishwa Nahla Karnadi. Ia lahir pada 16 Juni 2014. Putri kedua dari pasangan H.Hendro Karnadi.S.Ag.MM dan Marthini ini memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan.

Aishwa ternyata tinggal bersama Ummi dan Abinya di Komplek Bukit Sejahtera Blok.CH.05 Sebelah Asrama Pesantren Jami'atul Qurro' Polygon Palembang.

Ayahnya adalah Pimpinan dari Pondok Pesantren Jami'atul Qurro Polygon. Oleh karena itu, lingkungan sekitar Aishwa cukup mendukung dalam proses pembelajarannya.

Saat ini Aishwa sedang menempuh pendidikannya di Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rumah Tahfiz Kiai Marogan.

Bermula dari kebiasaan orang tuanya menyanyikan shalawat dikala Aishwa tidur dan saat ia bangun ternyata memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan Aishwa dalam menghapalkan shalawat.

Ustadz Hendro Karnadi, Ayah dari Aishwa bercerita tentang awal mula kenapa ia berniat untuk mengajarkan Aishwa bershalawat.

"Bermula dari hobi saya mendendangkan shalawat dan juga senang dengan artis cilik shalawat tempo dulu seperti Sulis, jadi saya termotivasi untuk menjadikan anak saya seperti itu," Ujar Ustadz Hendro.

Anak-anak itu bagaikan malaikat yang bisa mengajarkan kita banyak hal agar hidup menjadi lebih baik, dan Ibu adalah sekolah pertama daripada seorang anak nantinya.

Pada saat Ibunda Aishwa mengandungnya, Ustadz Hendro selalu berdoa untuk diberikan seorang anak yang sholeh/sholeha yang pintar bershalawat dan membaca Al-Qur'an.

Namun, pada saat anak pertama lahir (red abangnya Aishwa) mengalami sakit dan sekarang sudah berumur 4 tahun tapi tidak bisa duduk maupun berdiri.
Hal tersebut disyukuri Ustadz Hendro dan Istrinya dan beberapa tahun kemudia lahirlah anak anak kedua mereka, Aishwa.

Sejak umur 1.5 tahun, Aishwa sudah mulai mengikuti kegiatan Hadroh (Seperti Rebana) walaupun masih asyik berjoget-joget sendiri.

"Sudah Mulai tertarik sejak umut 1.5 tahun, Aishwa ikut joget pada saat abang-abangnya bermain Hadroh," Ujar Ustadz Hendro.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved