Traveling Ke Hokkaido
Berkunjung ke Kampung Suku Asli Jepang dan Museum Bir Tertua di Sapporo
Perjalanan wisata dimulai dengan mengunjungi Musium Sake dan Bir Sapporo. Pusat pembuatan bir terkenal di Jepang ini masuk dalam salah satu tempat wi
Penulis: Saftarina | Editor: Igun Bagus Saputra
Hokkaido memiliki musim panas yang relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata 17 hingga 22 derajat Celcius.
Sedangkan dimusim dingin, suhu udara bisa jauh di bawah titik nol, berkisar antara -12 hingga -4 derajat Celcius.
"Waduh, dinginnya ya tapi sejukkkk...Pengen berlama-lama di sini,"kata Joseline, salah satu peserta yang ikut tergabung dalam trip travelling ini.
Selain suhu udara dingin menyengat karena baru saja berganti darimusim salju yang menurut keterangan Miss Lulu salju mencapai ketinggian 6 meter ketebalan esnya.
"Kota Sapporo di kiri dan kanan putih semua. Salju sampai 6 meter.
Tak bisa melakukan aktivitas apa-apa kecuali berdiam diri di rumah sambil menikmati televisi, ponsel dan mendengarkan musik.
Tak perlu khawatir, meskipun salju menutup akses keluar rumah namun listrikdipastikan tak akan pernah padam lho.
Pemerintah Jepang memastikan itu selalu.
Paling juga gas untuk masak yang harus dipastikan persediaannya cukup,"kata Lulu.
Museum Bir Sapporo
Perjalanan wisata dimulai dengan mengunjungi Musium Sake dan Bir Sapporo.
Pusat pembuatan bir terkenal di Jepang ini masuk dalam salah satu tempat wisata yang sudah dijadikan pemerintah Jepangsebagai tempat destinasi.
Meskipun terkenal dengan sake, namun minuman beralkohol paling populer di Jepang justru adalah bir.
Hokkaido sendiri merupakan tempat lahirnya bir pertama di Jepang.
Produk utamanya yang paling populer adalah bir Sapporo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suku-ainu-dan-museum-beer_20170916_205958.jpg)