Cewek Banget, Apalagi Merahnya Itu Nggak Nahan
Cewek asli Yogjakarta ini belum ada niat berpaling hati. Merah menjadi alasan yang menguatkan Dian untuk . . . .
Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
Untuk mesin ataupun spesifikasi lainnya, karena memang tak suka modifikasi, ia biarkan masih dalam settingan pabrik.
Honda Jazz RS Matic produksi 2006 miliknya ini sudah menjadi kendaraan utama.
Baik pada saat ke kampus, ngejob menjadi seorang Master of Ceremony, ataupun kongkow selalu dikendarai.
Bahkan, saat ada keperluan ke luar Palembang, mobil ini yang dikendarai Dian.
Bagi Dian, Jazz tak salah jika dikatakan sangat cocok untuk kaum hawa.
Selain dari tampilan, ketika dikendarai juga mobil ini tak terasa berat.
Meski demikian, dalam kecepatan tinggi, tak terasa oleng.
Ini sudah dirasakan oleh Dian karena dirinya kerap melaju sedikit kencang ketika ada urusan mendadak.
Yang paling utama, beber Dian, mobil ini bersahabat dengan kantongnya mahasiswa.
Bahan bakarnya irit dan tak perlu repot dalam perawatan sehingga uang tak keluar banyak.
Hm, kalau sudah begini, tampaknya Jazz bakal lama nih berada di tangan cewek berpostur langsing ini.
"Ketika ke luar kota, dengan medan yang ada tanjakan tinggi, mobilnya masih nyaman dan nggak ada kendala. Meski matic, tak ada yang namanya mobil turun saat dikendarai mendaki," kata Dian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dian-berpose-dengan-honda-jazz-kesayangannya_20170725_145335.jpg)