Wanita ini Beri Komentar Mengejutkan Soal Pernikahan Remaja dan Nenek di OKU

Pernikahan yang bikin heboh ini terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan

FACEBOOK/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Sri Rejeki (kiri) seorang guru cantik kritik pernikahan pemuda 16 tahun dengan nenek Rohaya. 

"Bisa saja nanti ke depan Selamat bisa mendapat cewek lebih muda bisa bawa perekonomian lebih baik, bisa kasih keturunan. Maaf untuk nenek Rohaya kan sudah tua dan sudah masa menopause tak bisa beri keturunan," imbuhnya

Soal upaya bunuh diri yang diutarakan Selamat kalau tidak menikahi nenek Rohaya menurut Sri bisa dinetralisir.

Ia menilai semua keputusan Selamat yang notabene masih belia pemikirannya lebih banyak dipengaruhi si nenek.

"Nenek harus kontrol agar Selamat tidak bunuh diri, harus cooling down dipikirin lagi dikasih waktu lagi benar nggak keputusan kita apalagi Selamat masih labil. Harusnya ada yang ngarahin sudut pandang nenek yang harus ngarahin dia, mau bunuh diri dipikirin panjang," jelasnya.

Melalui kolom komentar berita di TribunWow.com Sri menulis komentar yang isinya senada dengan hasil wawancara.

Ini kritikan, analisa serta pengalaman pribadi Sri Rejeki.

Seorang guru cantik berikan kritikan atas pernikahan beda generasi Selamat dan nenek Rohaya.
Seorang guru cantik berikan kritikan atas pernikahan beda generasi Selamat dan nenek Rohaya. (FACEBOOK)

"Saya belum menikah tapi jujur saya ga ngerti dasar pemikiran org2 jaman skrg...kenapa begitu marak nenek2 menikah dgn laki2 yg seharusnya cucu mrk... Aneh..."

"Saya pikir apa yg dirasakan Selamat bukanlah cinta yg kuat untuk dibawa ke pelaminan...saya baca kisahnya yg menyebabkan selamat jatuh cinta kpd nenek rohaya hanya krn perhatian nenek rohaya yg mengurusi selamat sbg anak yatim piatu..."

"Wajar toh org diperhatikan jd senang tp bukan berarti hrs dinikahkan kan?sbg guru muda saya jg mengalami namanya murid GR karena diperhatikan..."

"Apa lagi klo dia dr keluarga yg berantakan biasanya plg mudah GR dan ngerasa salah tingkah sendiri klo dekat saya...bahkan pernah ada yg curhat klo ngefans sama saya ..."

"Bahkan nanya saya udah punya pacar belum... Maklum sbg guru muda yg mengajar SMA pasti umur kami ga jauh bgt..."

"Tp saya kan sll batasi dgn menegaskan kpd dia bahwa kebaikan saya hanya sebuah perhatian guru...dan lama kelamaan kmi bisa biasa toh...becanda pun sbg guru dan murid... "

"Jujur dalam kasus ini saya menyalahkan nenek Rohaya yg usia lbh tua yg seharusnya lbh stabil..."

"Seharusnya nenek tsb tdk egois memikirkan kesenangannya sendiri... Coba bayangkan menikahi nenek sama saja menghambat kesempatan untuk mendapatkan keturunan atau masa depan yg lbh baik(kan klo sama yg lbh muda bs sama2kerja)..."

"Buat saya sikap selamat hanya perasaan kerinduan akan kasih sayang orang tua... Kasihan selamat..."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved