Sujud Syukur Sambut Kelulusan Murid SDIT Tuncen
Begitu mendengar bahwa seluruh murid SDIT Tuncen lulus 100 persen , para guru, orang tua dan siswa langsung sujud syukur.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM.BATURAJA -- Luapan kegembiraan para guru, orang tua dan siswa diekspresikan dengan sujud syukur setelah mendengar pengumuman bahwa murid SDIT Tunas Cendikia Baturaja lulus 100 persen.
Pengumuman kelulusan dibacakan oleh Direktur Sekolah Islam Terpadu Tunas Cendikia Akhmad Taufiiqurrahman, di aula serba guna lantai III SDIT Tuncen Baturaja Sabtu (17/6/2017).
Begitu mendengar bahwa seluruh murid SDIT Tuncen lulus 100 persen , para guru, orang tua dan siswa langsung sujud syukur.
Direktur SIT Tuncen Baturaja mengatakan moment ini memang mengharukan karena tahun ini merupakan tahun pertama SDIT Tuncen mengikuti ujian.
“Kita sangat bersyukur karena SIT Tunas Cendikia Baturaja berhasil masuk 12 besar nilai tertinggi UN,” kata Taufiq, seraya menambahkan untuk peringkat 1 sampai 11 diborong oleh siswa dari satu SD Negeri dan posisi ke-12 diduduki SDIT Tunas Cendikia yang baru tahun ini mengikuti UN.
Dikesempatan itu juga pihak sekolah juga mengumumkan Nilai UN (ujian Nasional) berdasarkan urutan dari Kelas VI A dan VI B SDIT Tunas Cendikia.
Urutan 1 atas nama siswa Maulidina Ramadhani dengan rincian Bahasa Indonesia 88,0, Matematika 95,0 dan IPA 95,0 Total 278,0.
Kemudian urutan ke-2 atas nama Fadhillah Noor Aini dengan rincian Bahasa Indonesia 88,0, Matematika 72,6 dan IPA 85,0, total nilai 245,5.
Kemudian urutan ke-3 atas nama Vera Meilina dengan rincian Bahasa Indonesia 78,0 , Matematika 87,5 dan IPA 80,0 total nilai 245,5.
Menurut Direktur SIT Tunas Cendikia, pihaknya bersyukur dan bangga karena nilai yang diperoleh siswa murni hasil kerja keras murid yang mengutamakan kejujuran.
Direktur SIT Tuncen juga berpesan kepada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jejang yang lebih tinggi disekolah manapun agar tetap senantiasa melanjutkan hafalan surat-surat, serta taat menunaikan ibadah salat wajib dan sunnah seperti yang sudah dikerjakan selama ini.
“Pesan saya agar anak perempuan tetap mengenakan jilbabnya, karena dengan menutup aurat kalian sudah menuntun lengan ayah kalian ke surga,” imbuh Direktur SIT Tuncen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/siswa-sd-tuncen-sujud-syukur_20170618_075147.jpg)