Ramadan 2017

Aku Berpuasa, tapi Ramadankah Aku?

bertakwa adalah selalu bersedekah baik dalam keadaan lapang maupun sempit, lalu kenapa kita dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk memperbanyak sedekah

Editor: Sudarwan
Dok Pribadi
Madi Apriadi, Trainer/Dosen 

Kemudian ciri-ciri orang yang bertakwa kepada Allah SWT adalah ia selalu bersabar dalam kehidupan sehari-harinya.

Kita sering sekali mendengar bahwa Rasullullah SAW selalu mengajarkan kita untuk selalu bersabar dalam kehidupan kita sehari-hari, dikarenakan sabar itu adalah salah satu jalan juga bagi kita untuk menghapus dosa atau membakar dosa kita. Sebagai mana Allah SWT jelaskan kepada kita dalam Qs.11:11

"Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar."

Lalu ciri-ciri orang yang bertakwa kepada Allah SWT adalah memaafkan kesalahan orang lain.

Kita sering kali melakukan ini sebelum kita melaksanakan ibadah puasa, kita memohon maaf maupun memaaf sesama muslim sebelum kita melaksanakan ibadah puasa ini, karena kita paham betul bawah ini adalah ajaran dari Rasulullah SAW dengan saling memaafkan dosa kita akan terbakar atau diampuni oleh Allah SWT. Sebagaimana Allah SWT menjelaskan kepada kita dalam Qs. 5:45

"Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, Maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim."

Kemudian selain mohon ampun kepada Allah SWT, bersedekah, bersabar, memaafkan kesalahan orang lain.

Ciri-ciri orang yang bertakwa adalah selalu berbuat baik kepada sesama.

Inilah yang selalu dicontohkan oleh Rosulullah SAW kepada kita berbuat kebaikan kepada siapapun tanpa membedakan agama, suku, dan lain sebagainya.

Berbuat baik adalah salah satu jalan kita untuk membakar atau menghapus dosa kita.Sebagaimana Allah SWT menjelaskan dalam Qs. 11:14

"Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”.

Dari penjelasan di atas jelas bawah jika puasa kita menjadikan kita orang-orang yang selalu mohon ampun kepada Allah SWT, selalu bersedekah, selalu bersabar, selalu memaafkan kesalahan orang lain dan selalu berbuat baik kepada sesama berarti puasa yang kita lakukan menjadikan kita orang yang bertakwa kepada Allah SWT.

Dan dosa-dosa kita akan di ampuni dikarna kan tujuan puasa kita mencapat predikat yang paling tinggi yaitu ketakwaan kepada Allah SWT. Sebagaimana Allah jelaskan dalam firman Nya Qs.8:29

Artinya : "Hai orang-orang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. dan Kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. dan Allah mempunyai karunia yang besar.”

Jadi jelas bahwa puasa adalah alat untuk membakar dosa agar kita mencapai tujuan puasa yaitu bertakwa kepada Allah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved