PTBA Berikan Beasiswa Jalur Reguler
Untuk mengatasi keterbatasan kuota beasiswa melalui program Bantuan Pendidikan Mahasiswa Bukit Asam (Bidiksiba).
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Untuk mengatasi keterbatasan kuota beasiswa melalui program Bantuan Pendidikan Mahasiswa Bukit Asam (Bidiksiba), PTBA akan memberikan beasiswa bagi siswa yang lulus PTN melalui jalur reguler.
"Kita sudah berupaya minta tambah dengan Polsri namun sepertinya belum bisa, jadi kita cari alternatif lain," ujar Senior Manager CSR PTBA Syaiful Islam disela-sela test Bidiksiba di SMA Bukit Asam Tanjungenim, Senin (22/5/2017).
Menurut Syaiful,tahun depan, PTBA akan mulai mencari alternatif untuk pemberian beasiswa melalui program Bidiksiba untuk siswa yang kurang mampu. Jika sebelumnya, PTBA selalu melakukan seleksi yang difasilitasi oleh PTBA untuk mencari siswa yang berprestasi tetapi kurang mampu yang masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Namun ternyata seluruh PTN tersebut mempunyai keterbatasan kapasitas sehingga terpaksa diberikan kuota karena banyak juga perusahaan atau instansi lain yang melakukan kerjasama tersebut.
Untuk mengatasi hal tersebut, kata Syaiful, pihaknya terpaksa mencari alternatif lain yakni dengan mencari siswa kurang mampu yang berprestasi namun lulus murni melalui jalur reguler (umum). Untuk persyaratannya sama dengan melalui program Bidiksiba. Untuk PTN bebas dimana saja, asal berada di Indonesia dan bukan ikatan dinas. Keinginan penambahan jumlah kuota beasiswa ini, bukan keinginan perusahaan dan masyarakat, juga keinginan Bupati Muaraenim yang meminta setiap tahun jumlah siswa yang diberikan beasiswa untuk ditambah terus.
"Untuk saat ini, kita memang memprioritaskan untuk siswa yang berasal dari Kabupaten Muaraenim dan Lahat (ring I perusahaan)," ujar Syaiful.
Sementara itu Wakil Direktur IV Polsri Zakaria, tahun 2017 ini, Polsri akan menerima mahasiswa sebanyak 2.064 orang yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Dari kuota tersebut, sebanyak 30 persen melalui jalur undangan. Sedangkan sisanya melalui jalur beasiswa kerjasama dengan instansi atau perusahaan, serta melalui jalur reguler.
Untuk jalur beasiswa, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan beberapa instansi dan perusahaan seperti Garuda, PLN, PTBA dan lain-lain, sehingga terpaksa diberikan kuota masing-masing. Oleh karena itu jika ada yang ditambah kuotanya, maka otomatis akan mengurangi jatah yang lain termasuk dari umum. Dan kita takut nanti ada kecemburuan sosial dengan yang lain jika dilakukan penambahan.
"Kegiatan program tes Bidiksiba ini merupakan angkatan ke empat, dan kami mengucapkan terimkasih atas kepercayaan PTBA terkait atas pelaksaan tes Bidiksiba. Sebab ini merupakan hal yang luar biasa. Diharapkan tes Bidiksiba dapat berjalan lancar sesuai harapan," ujar Zakaria. (EDITOR : DIW)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tes-bidiksiba_20170522_211104.jpg)