Putrinya Curhat Kalau Dirinya Seorang Lesbian, Sang Ayah Justru Lakukan Hal Mengejutkan

Kepada ayahnya, sang anak mengaku kebingungan dengan jati dirinya sendiri.

Ia merasa kesulitan menghadapi hal tersebut, sama seperti orang lain seusianya.

Itu sebabnya korban bercerita denganmu," ujar hakim.

"Kau malah membalas dengan menunjukkan rasa amarah yang tak terkendali,

Dan kau malah memutuskan untuk memperkosanya untuk menunjukkan kepadanya kalau berhubungan intim dengan lelaki itu jauh lebih baik daripada dengan wanita.

Barang bukti yang dimiliki korban sangat meyakinkan.

Kasus pemerkosaan ini juga termasuk pelecehan dan juga ada unsur kekerasan.

Apa yang sudah anda lakukan menunjukkan permusuhan anda terhadap korban sebagai seorang lesbian," ujar hakim.

Bahkan yang lebih mengejutkan, salah seorang putri tertua korban di keluarganya mengaku sudah diperkosa pelaku selama lebih dari dua dekade.

Hakim Andrew Lockhart QC mengatakan :

"Pengadilan juga mendengarkan keterangan dari dua korban wanita ini.

Keduanya sudah mengalami pelecehan secara psikologis dari perlakuanmu.

Pengakuan salah seorang korban yang merasa bersalah menyuruh adiknya menemuimu adalah salah satu barang bukti yang sangat mengerikan.

Atas perbuatannya, pria ini pun dijatuhi hukuman penjara selama 21 tahun.

Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan 3 kasus pemerkosaan pada 1980 hingga tahun 90 an.

Ia juga diharuskan menjalani hukuman penjara tambahan selama 5 tahun dan menghadapi kenyataan dianggap sebagai pelaku kejahatan seks seumur hidupnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved