9 Nama Unik di Indonesia, dari "Tuhan", hingga "Andy Goes To School"

Bagi masyarakat Indonesia, nama masih dipercaya sebagai bagian doa dari orangtua terhadap anak-anaknya. Oleh karena itu, nama yang diberikan biasanya

Tayang:
Editor: Bedjo
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Alhamdulillah Lanang Anakku biasa dipanggil Elak. 

Andy mengaku, awalnya dia biasa saja dengan nama pemberian orangtuanya, Bulkin dan Nakimah, asal Dusun Kedung Rengit RT 01 RW 04, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Goto baru mengerti arti namanya itu ketika dirinya duduk di bangku SMP dan mulai mengerti bahasa Inggris.

Menurut ayahnya, kata Goto, nama panggilan Andy Go To School, diberikan agar dirinya rajin sekolah, tidak seperti kakaknya yang suka membolos.

Rupanya, tak hanya Andy, ayahnya, Bullking (69), juga memberi nama yang unik untuk anak-anaknya yang lain, mulai dari August Dedy My House (40), Happy New Year (37), Rudy A Good Boy (29), Friday Back To School (6), hingga Effendy My School (13 bulan).

Nama-nama itu muncul kadang sesuai dengan konteks kelahiran. Misalnya, Friday lahir pada hari Jumat dan August lahir bulan Agustus.

Menurut Andy, nama ayahnya, Bullking juga unik. Nama yang berarti raja banteng itu diberi oleh kakeknya karena dia aktivis Partai Nasional Indonesia yang berlambang banteng, sekaligus pengagum Bung Karno.

Dan kini, kepada anaknya pun, Goto memberi nama yang unik, Virgenio Silvero Goes To Paradise.

//

5. Y

KOMPAS.com/ WIJAYA Y, seorang perempuan warga Gedungkiwo MG1 no 1025 Kota Yogyakarta sedang menunjukkan KTP nya.

Ya, namanya hanya Y. Dua tahun lalu, dia sudah duduk di tingkat akhir SMK 2 Kota Yogyakarta.

Y mengaku, nama itu diberikan oleh ayahnya. lalu dia bertutur asal-muasal pemberian nama tersebut.

Dimulai ketika ayah dan ibunya berangkat ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta. Saat ditanya untuk mengisi akte kelahiran, sang ayah langsung menyebut nama Y.

Remaja kelahiran 7 Desember 1997 ini mengungkapkan, saat duduk di sekolah dasar (SD), banyak temannya yang mengejek namanya karena hanya satu huruf. Berawal dari ejekan teman-teman itu, Y lantas bertanya mengenai alasan penamaan satu huruf ini kepada ayahnya.

"Saya tanya, kok diberi nama Y? Ayah bilangnya ini biar irit. Kan saya lahir tahun 1997, saat itu sedang krisis," kata dia.

6. Slamet Hari Natal

Kontributor Malang, Andi Hartik Slamet Hari Natal saat menunjukkan KTP miliknya di rumahnya, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (27/12/2016)

Lahir bertepatan dengan perayaan Hari Natal, seorang pria di Jalan Sangadi, RT 24 RW 8, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diberi nama Slamet Hari Natal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved