500 Pempek Kecil Jadi Tumpeng

Pempek tumpeng dikreasikan dari pempek kecil yakni pempek adaan, pempek keriting, pempek lenjer kecil, pempek kulit dan pempek telor yang disusun

Penulis: Welly Hadinata | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Dewan juri yang menilai puluhan pempek tumpeng pada festival kuliner khas Palembang di Museum SMB II Palembang, Sabtu (29/4/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Puluhan kreasi pempek yang berbentuk tumpeng, menjadi pemandangan yang menarik pada acara Keraton Kuto Besak Culinary Festival di Museum SMB II Palembang, Sabtu (29/4/2017).

Kreasi pempek tumpeng dari sejumlah peserta memang sangat menarik.

Masyarakat yang menyaksikannya pun tampak antusias.

Pempek tumpeng dikreasikan dari pempek kecil yakni pempek adaan, pempek keriting, pempek lenjer kecil, pempek kulit dan pempek telor yang disusun dengan rapi berbentuk tumpeng.

Lebih menarik lagi pempek juga berwarna-warni, sehingga tampilan pempek tumpeng menggugah selera.

Salah satu pempek tumpeng yang menjadi perhatian yakni pempek tumpeng hasil kreasi dari peserta Pempek Sulthan yang bertemakan Asian Games 2018.

Pempek tumpeng milik Pempek Sulthan ini berbentuk Tugu Monas dan Jembatan Ampera yang menggambarkan bahwa Jakarta dan Palembang siap menjadi tuan rimah Asian Games 2018 mendatang.

Para dewan juri tampak teliti memberikan penilaian setiap pempek tumpeng milik peserta.

Namun akhirnya pempek tumpeng milik Pempek Sulthan pun menjadi pemenang pertama untuk kategori umum.

"Tiga hari tiga malam kami menyusun pempek kecil menjadi pempek tumpeng. Kami habiskan sebanyak 500 pempek kecil yang disusun menjadi pempek tumpeng yang tingginya sekitar 1,5 meter," ujar Mustafa, kreator Pempek Sulthan.

Ide membuat pempek tumpeng bertemakan, Mustafa didampingi Fifi sebagai owner Pempek Sulthan muncul seketika berdasarkan tema festival yang memperkenalkan Kota Palembang.

Mengenai warna-warni pempek, Mustafa mengakui menggunakan pewarna alami.

Untuk pempek warna merah, bahan warnanya menggunakan buah naga.

Sedangkan pempek warna orange, menggunakan wortel.

Begitu juga untuk pempek warma hijau, warna alaminya berbahan sayur sawi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved