Siswa MANSAPA Lakukan Praktikum Daya Hantar Listrik
Praktik kali ini dibagi beberapa kelompok agar siswa dapat berkerja sama dengan baik dan lebih efektif pengerjaannya.
PARA Siswa/i kelas X IPA 4 MAN 1 Palembang (MANSAPA) melaksanakan praktikum daya hantar listrik larutan yang dibimbing langsung oleh Swarna Dwipa, S.Pd, selaku guru mata pelajaran Kimia.
Hal ini terlihat langsung di Laboratorium IPA MAN 1 Palembang, Rabu(26/4/2017).
Praktik kali ini dibagi beberapa kelompok agar siswa dapat berkerja sama dengan baik dan lebih efektif pengerjaannya.
Praktikum ini menggunakan beberapa alat dan bahan diantaranya alat penguji larutan, gelas yang berisi larutan, tissue, botol semprot, air hujan, air cuka, air tawar,air sumur, gula, garam dan deterjen.
"Praktikum tersebut bertujuan agar siswa dapat menentukan daya hantar listrik berbagai larutan dan menentukan pengaruh konsentrasi larutan terhadap daya hantar listriknya. Larutan dapat di golongkan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya," ujar Swarna.
Dari percobaan yang telah di laksanakan, larutan yang menyebabkan lampu menyala dan timbul gelembung gas dan mempunyai daya hantar listrik yang sangat baik disebut larutan elektrolit kuat, yaitu larutan garam dapur.
Namun ada larutan yang menyebabkan lampu menyala tapi redup serta mempunyai daya hantar listrik yang lemah, yaitu larutan kapur
Serta ada larutan yang tidak mampu membuat lampu menyala, yaitu larutan air hujan, air gula dan larutan air sumur, hal itu di sebut larutan non elektrolit. (Hrk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/praktikum-listrik_20170428_191031.jpg)