Gemar Konsumsi Madu ? Ini Manfaatnya Untuk Kesehatan

Bahan alami ini juga berkhasiat meredakan pembengkakan dan rasa sakit, menghilangkan otot mati dan mempercepat penyembuhan luka.

Penulis: Aminudin | Editor: Ahmad Sadam Husen
Thinkstockphotos
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM -- Manfaat madu sangatlah banyak, diantaranya :

- Antioksidan Fenolic yang yang ada pada madu memiliki daya aktif tinggi dan bisa meningkatkan perlawanan tubuh terhadap tekanan oksidasi.

Madu juga dapat menghambat penyebaran bakteri dan peradangan.  Bahan alami ini juga berkhasiat meredakan pembengkakan dan rasa sakit, menghilangkan otot mati dan mempercepat penyembuhan luka.

- Kesehatan Mulut.

Lem lebah dengan kadar 2-4% dapat digunakan untuk mengobati rasa sakit akibat sariawan dan luka berdarah di dalam mulut.

Jika lem lebah dicampurkan dengan tanaman lidah buaya, maka ramuan ini sangat ampuh untuk mengobati sariawan.

Madu juga sangat ampuh unutuk mengoblati radang tenggorokan dengan cara berkumur-kumur dan diminum langsung.

- Penyakit Lambung.

Para peneliti menyatakan madu bisa membantu pengobatan infeksi lambung.  Madu meningkatkan sekreasi asam lambung dan meningkatkan gerakan dalam pencernaan. Madu juga sering digunakan untuk mengobati masalah pencernaan seperti sembelit, diare, gangguan pencernaan, sakit maag, radang perut dan usus.

- Jantung.

Menurut Ibnu Sina, madu dapat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung.

Orang yang sudah terkena serangan jantung dapat terhindar dari serangan jantung kedua bila mengonsumsi madu dan kayu manis setiap hari.

Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur juga dapat memperlancar pernafasan dan memperkuat detak jantung.

- Diabetes Mellitus.

Madu mengandung gula berupa glukosa, fruktosa dan sukrosa yang kadarnya hampir mencapai 90%.

Fruktosa tidak membutuhkan insulin untuk diubah menjadi glikogen sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes yang kekurangan insulin.

- Menghilangkan kelelahan.

Madu mengandung energi yang paling dibutuhkan, yaitu neuron kortikol. Tubuh mudah menyerap fruktosa dan glukosa dalam madu sehingga menambah manfaat nutrisi dari bahan alami ini.

- Menenangkan pikiran.

Madu kaya akan glukosa, vitamin, mineral magnesium dan kalsium. Oleh karena itu, madu mampu membantu meredakan ketegangan saraf dan mempermudah orang untuk tidur tanpa efek samping depresi atau kelelahan.

- Perlindungan kulit.

Madu menawarkan antioksidan dalam jumlah yang luar biasa dan merupakan produk yang bersifat membersihkan kulit, menghilangkan pemudaran warna kulit dan meningkatkan elastisitas kulit.

Sebuah studi menemukan bahwa madu dapat digunakan untuk melawan efek penuaan, termasuk penurunan daya ingat dan kecemasan.

Untuk kecantikan, madu adalah antioksidan yang mampu memperbaiki keindahan kulit, melembutkan kulit dan menjaga kulit agar terlihat awet muda.

Madu juga dapat melembutkan bibir, melembabkan dan mencegah bibir mengering atau pecah-pecah, bisa menghilangkan jerawat, menghilangkan noda dan plat hitam di wajah serta mencegah keriput.

- Kesehatan Anak.

Madu yang dioleskan pada gusi bayi adalah obat penenang dan anestesi yang aman bagi bayi pada masa pertumbuhan giginya.

Madu juga baik untuk anak-anak karena berfungsi sebagai disinfektan, memperbaiki susunan darah, meningkatkan kadar hemoglobin dan menambah nafsu makan.

Madu yang bersifat penenang (sedatif) berguna untuk mengatasi kebiasaan mengompol pada anak-anak selain membuat tidur lebih nyenyak.

Bagi anak yang mengalami cacingan, madu bisa digunakan sebagai obat cacing.

Madu juga berkhasiat untuk mengobati pilek, batuk dan demam pada anak-anak.

- Salep.

Madu bisa juga digunakan sebagai salep untuk mengobati luka bakar, seperti luka bakar, luka lecet, luka robek dan borok (ulkus).

Untuk radang tenggorokan dan sariawan, madu bisa digunakan dengan cara berkumur-kumur.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya penggunaan madu dikombinasikan dengan herbal yang sesuai dengan keluhan penyakitnya.

Bagaimana cara mengkonsumsi madu?

1. Diminum langsung tanpa tambahan apa pun.

2. Diminum dengan mencampurkannya ke dalam air hangat (bukan air panas) agar kandungan vitamin tidak rusak.

3. Mencampurkannya dalam makanan (roti atau salad buah).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved