BNN Mendadak Tes Urine Anggota DPRD Muaraenim

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muaraenim secara mendadak melakukan tes urine kepada anggota DPRD Muaraenim.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Tampak anggota DPRD Muaraenim mengisi data pemeriksaan tes urine di gedung DPRD Muaraenim, Senin (27/3). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muaraenim secara mendadak melakukan tes urine kepada anggota DPRD Muaraenim usai rapat Rapat Paripurna Isitimewa ke-1 Penyampaian Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Tahun 2016, di gedung DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (27/3/2017).

Dari pengamatan di lapangan, usai mengikuti sidang paripurna, puluhan petugas BNNK Muaraenim dan Satnarkoba Polres Muaraenim dibantu keamanan Satpol PP, langsung melakukan penjagaan dan mengunci pintu keluar masuk ke ruang sidang untuk memastikan anggota DPRD Muaraenim mengikuti kegiatan tes urine tersebut. Hal ini, sempat membuat sebagian anggota DPRD kaget terutama yang akan pulang, karena belum diperbolehkan pulang sebelum menjalani tes urine tersebut. Bahkan diraut wajah mereka ada yang terlihat senang, santai dan tegang usai memberikan sampel ke petugas BNNK.

"Untuk tes urine ini, memang kita yang meminta tetapi baru sekarang bisa dilaksanakan. Dan seharusnya tes urine diikuti 45 orang anggota dewan. Namun 1w anggota dewan tidak mengikuti tes karena sakit dan tugas di luar kota," kata Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim Aries HB SE.

Menurut Aries, kegiatan pemeriksaan urine ini sengaja kami lakukan secara mendadak, sebagai bukti jika DPRD Muaraenim sangat mendukung upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas dan memastikan bahwa anggota DPRD Muaraenim bebas dari pengaruh narkoba. Dan ini sesuai komitmen bersama untuk membumihanguskan narkoba di Indonesia khususnya di Kabupaten Muaraenim. Dan seandainya dari hasil nanti, ada oknum dewan yang hasilnya positif narkoba, maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada BNNK dan pihak terkait untuk melakukan penanganannya sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Sedangkan secara kelembagaan, pihaknya akan memberitahukannya ke Parpol masing-masing dan Badan Dewan Kehormatan untuk menentukan sanksinya.

"Kita konsekuen, jika ada yang terlibat, kita tidak akan membelanya namun akan menyerahkannya sesuai aturan dan hukum yang berlaku," ujar Aries.

Ketika ditanya bagaimana anggota DPRD yang belum sempat di tes urine, kata Aries, pihaknya akan melakukan tes urine kembali kepada anggota yang belum sempat di tes urine sehingga nanti seluruhnya benar-benar telah di tes urine. Dan pihaknya sengaja melaksanakan secara mendadak supaya hasil yang didapat benar-benar apa adanya tidak ada unsur rekayasa.

Sementara itu Kepala BNNK Muaraenim Ika Wahyu Hindaryati, ini merupakan bukti jika DPRD dan instansi lainnya mendukung dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Muaraenim. Sebab narkoba ini, saat ini, sudah merupakan ancaman non militer karena sudah menjajah para generasi muda Indonesia dan bisa menghancurkan masa depan bangsa dan negara Indonesia jika tidak secepatnya ditanggulangi sejak dini.

"Untuk hasil tes urine, nanti silahkan tanya langsung ke Ketua DPRD Muaraenim," ujar Ika. (Editor: Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved