Antisipasi Harga Cabai Meroket, Pemerintah Empatlawang Canangkan Gerakan Tanam Cabai

"Tidak harus banyak cukup sepuluh batang cabe saja setiap rumah bisa mencukupi kebutuhan dapur di rumah per harinya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pang

Penulis: Awijaya | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Gerakan menanam cabe di Empatlawang ditandai dengan penanaman bibit cabe di dalam polibag, Jumat (17/3/2017). 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Mengantisipasi harga cabai yang sering meroket sehingga memicu terjadinya inflasi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Empatlawang mencanangkan gerakan menanam cabai.

Ibu-ibu PKK Kabupaten Empatlawang diminta dapat menyampaikan melibatkan gerakan menanam cabai ini kepada ibu rumah tangga di Empatlawang.

"Tidak harus banyak cukup sepuluh batang cabe saja setiap rumah bisa mencukupi kebutuhan dapur di rumah per harinya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Fadillah Marik, Jumat (17/03/2017).

Lanjut Fadillah menjelaskan, menanam cabe itu tidak susah tidak harus memiliki lahan, cukup ditanam di polybag bisa hidup.

Gerakan menanam cabe ini juga dibarengi dengan pemberian bantuan bibit dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kepada perwakilan PKK Kecamatan

Ketua PKK Empatlawang, Hj Fariha Syahril mendukung gerakan menanam cabai di rumah.

"Setuju sekali, kalau setiap rumah ada tanaman cabe ibu rumah tangga tidak repot pikirkan harga cabe naik, walaupun kurang kalau beli tidak banyak lagi," ujarnya.

Gerakan menanam cabe di Empatlawang ditandai dengan penanaman bibit cabe di dalam polibag, Jumat (17/3/2017).
Gerakan menanam cabe di Empatlawang ditandai dengan penanaman bibit cabe di dalam polibag, Jumat (17/3/2017). (SRIPOKU.COM/AWIJAYA)

Baca: Harga Cabai di Muaraenim Tembus Rp 100 Ribu

Baca: Bak Ngemut Permen. Balita Ini Makan Belasan Cabai Tanpa Kepedasan

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved