Diseruduk Celeng, Dua Petani di Pagaralam Kritis

Saat ini, Hatta dikabarkan masih dirawat secara intensif di RSD Muaraenim.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
survivalalam.blogspot.co.id

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Muhammad Hatta (56) dan Syukri (58) petani asal Dusun Gunung Agung Pauh nyaris tewas usai diseruduk babi hutan (celeng) saat sedang berada di kebun.

Saat ini, Hatta dikabarkan masih dirawat secara intensif di RSD Muaraenim.

Sementara Syukri sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di RSD Besemah.

Syukri mengalami luka di bagian tangan kanannya.

Babi ngamuk dan melukai warga kembali terjadi pada Minggu (12/3/2017) lalu.

Seekor babi mengamuk di perkebunan kopi di Dusun Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara.

Dua orang petani yang kebetulan lewat di kebun itu diseruduk.

Selain luka-luka, satu di antaranya kritis.

"Benar ada dua orang warga kita yang terluka akibat diseruduk babi," cerita Ketua RW Dusun Gunung Agung Pauh, Dikson kepada Sripoku.com, Rabu (15/3/2017).

Menurutnya peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Lokasi persisnya di kawasan Ayek Putih, sekitar satu kilometer dari Dusun Gunung Agung Pauh.

Saat itu korban Hatta dan Syukri berjalan kaki menyusuri jalan setepak menuju kebun kopi.

"Saat di jalan, tiba-tiba muncul seekor babi. Dua orang itu langsung diseruduknya," katanya.

Melihat hal itu Hatta dan Syukri sontak terkaget-kaget, dan sulit mengelak.

Akibatnya, Hatta mengalami luka cukup parah di bagian perut, tangan serta pinggul.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved