Ini Alasan Pemkot Palembang Perihal Bangunan Heritage yang Dicat Warna Warni
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, membantah jika pengecatan warna warni yang dilakukan menghilangkan atau merusak nilai-nilai arsitekturnya.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Teguh, membantah jika pengecatan warna warni yang dilakukan menghilangkan atau merusak nilai-nilai arsitekturnya.
Menurutnya, jika dilakukan pengecatan dengan menggunakan warna warni itu akan menghilangkan kesan kusam.
"Kita lihat kawasan pasar 16 Ilir itu kusam. Mangkanya kita cat biar bagus," katanya, Senin (6/3/2017).
Menurut dia, pihaknya hanya melakukan pengecatan saja. Tidak menghilangkan nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam bangunan itu.
"Bangunan itu tidak kita ubah. Hanya di cat saja," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya sangat yakin tak menyalahi aturan pada pemeliharaan bangunan heritage yang ada di Palembang. Justru ingin menjadikannya nilai tarik yang baru.
"Kalau kita cat kan jadi menarik," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bangunan-peninggalan-belanda_20170306_094432.jpg)