Inspirasi
Mau Buka Kafe? Ini Langkah-langkahnya
Sebagai salah satu kebutuhan utama manusia, makanan menawarkan berbagai celah bisnis untuk digarap. Bagi mereka yang punya modal cekak dan kemampuan m
Sedang Toba dan Irene serta Bimo tak membatasi jenis makanan yang disajikan di kafe mereka. Irene menuturkan, Torent memang mengutamakan kopi, dan makanan hanya sebagai pelengkap.
Namun, "Makanan yang ada sekarang sudah cukup variatif. Tetapi kami akan menambah menu baru," tutur Toba.
Pasokan bahan
Kemudahan mencari, dan tentu mengamankan, pasokan bahan seharusnya termasuk dalam pertimbangan Anda saat menyusun daftar menu kafe. Tentu, Anda akan menuai kesulitan di kemudian hari kalau menjajakan specialty coffee, tetapi tidak tahu pasokan kopi Robusta yang oke, misalnya.
Nah, mengamankan pasokan biji kopi ini sangat penting kalau ingin menyajikan kopi khusus. Salah satu strateginya bisa dengan mencari lebih dari satu pemasok.
Yan menuturkan, kopi yang digunakan di kafe miliknya semua berasal dari kopi yang diproduksi di Indonesia. "Untuk house blend, kadang saya gabung Arabica dengan Robusta atau Arabica dengan Arabica yang lain," tutur dia.
Yan melakukan roasting dan menyaring sendiri biji kopi yang digunakan. "Jadi kami membeli bahan mentah, atau yang biasa disebut green bean," tutur dia.
Selain mengamankan pasokan, pengelolaan persediaan juga patut disiapkan. Apalagi, pengelolaan untuk stok kopi.
Jika melakukan proses roasting sendiri, ada baiknya membatasi waktu penyimpanan biji kopi yang telah dimasak. "Waktu penyimpanan dua bulan. Kalau lewat dari itu, akan saya ganti karena rasanya pasti berbeda dengan rasa saat di-roasting," tutur Toba.
Jika menyajikan kopi sebagai sajian utama, maka bahan minuman lain yang biasanya ada seperti gula ataupun susu. Untuk kedua bahan ini, tentu tidak sulit mencari pemasok ataupun mengelolanya. Harga bisa jadi pertimbangan utama saat memilih pemasok.
Untuk memastikan pengelolaan stok lebih teratur, ada baiknya menggunakan aplikasi komputer, seperti yang dilakukan Maraca. Aplikasi memungkinkan catatan keluar masuk stok menjadi lebih rapi. Anda juga bisa menggunakan jejak rekam penggunaan stok dalam menentukan kapan harus berbelanja.
Pekerja
Jika ingin memulai kafe dari awal, tak perlu merekrut pekerja hingga belasan orang. Yan menuturkan, jumlah pegawai di tiap gerainya masing-masing dua orang. Catatan saja, kafe milik Yan beroperasi dari jam 4 sore sampai jam 12 malam.
Dua pegawai itu punya tugas yang berbeda. Satu mengurus kopi dan satu lagi khusus makanan.
Sedangkan Toba dan Irene merekrut empat orang. Dua berperan sebagai barrista dan sisanya bertugas di dapur.
Keduanya juga kerap turun membantu kegiatan operasional di Torent yang buka dari jam 11 siang sampai pukul 12 malam selama Senin-Kamis dan jam 11 siang - pukul 1 pagi di masa weekend.
Sedangkan Maraca menggunakan tiga orang karyawan yang seluruhnya bertugas, ya menjadi barista, ya juga menjadi pelayan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kafe_20160314_225853.jpg)