Jogging Track Ambrol
Diduga tergerus oleh air hujan, sebuah gorong-gorong tempat joging dan wisata ambruk di Taman Adipura Muaraenim, Minggu (29/1/2017).
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Diduga tergerus oleh air hujan, sebuah gorong-gorong tempat joging dan wisata ambruk di Taman Adipura Muaraenim, Minggu (29/1/2017).
Dari pengamatan dan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, ambruknya track jalan untuk jogging dan wisata tersebut diperkirakan karena tergerus oleh air hujan yang terus menerus. Akibatnya, jalan track yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah tersebut tidak bisa dilalui warga yang ingin berolahraga atau bersantai.
Selain itu juga, beberapa jalan track yang berlantai keramik sudah banyak yang rusak, pecah-pecah dan amblas. Bahkan beberapa pondasi pagar stainless terlihat tergerus sehingga jika tidak cepat diperbaiki akan roboh dan bisa mengundang aksi pencurian. Begitupun sampah banyak terlihat berserakan di dalam kolam retensi sehingga mengurangi keindahan dan kenyamanan para pengunjung.
"Sayang sekali. Kolam retensi ini jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan PAD, apalagi tempatnya strategis," ujar Udin (35), warga Palembang yang kebetulan sedang beristirahat di Taman Adipura.
Menurut Udin, jika melihat lokasinya, susah sangat strategis karena terletak dipinggir jalan lintas Sumatera dan dipusat kota. Tempat taman bermain, jogging track, serta sudah banyak pepohonan dan lampu-lampu taman menghiasi tempat ini. Tinggal membuat tempat parkir yang presentatif, pusat jajanan, kebersihan, dan tinggal menambah alat-alat permainan serta fasilitas pendukung lainnya seperti MCK, musholla, penjaga keamanan dan lain-lain.
Hal senada juga dikatakan Budi (40), warga Muaraenim. menurutnya, Kota Muaraenim sangat minim tempat rekreasi, sedangkan di kota tetangga sudah banyak, bahkan sekelas water boom saja belum ada, apalagi mall. Ia kurang tahu mengapa investor tidak tertarik untuk menanamkan modalnya dibidang rekreasi atau pusat perbelanjaan di Kota Muaraenim, padahal dari jumlah penduduk (Muaraenim-Tanjungenim) serta tingkat pendapatan masyarakat tidak kalah dengan Kabupaten/Kota tetangga. Peluang ini seharusnya bisa dibaca oleh Pemerintah Daerah. Bila perlu, mereka yang menanamkan modal membuat water boom dan mall, dengan melalui Perusda dan lain-lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/taman-muaraenim_20170130_093017.jpg)