Ayam Penyet Pedas Gila Dian Cafe Buat Ketagihan

Menu terbaru ini dijamin membuat suasana hangat ketika nongkrong di kafe yang terkenal akan nuansa alamnya itu.

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Lala memperlihatkan masakan Ayam Penyet Sambal Gila yang baru saja tersedia di Dian Cafe. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dian Cafe tak mau kalah dengan tempat-tempat nongkrong lainnya di Palembang dalam segi makanan.

Jika banyak tempat nongkrong yang menyediakan menu baru, kafe yang berlokasi di Jl Basuki Rachmad Klinik Dian Medika tersebut ikut menyediakan menu terbaru.

Menu terbaru ini dijamin membuat suasana hangat ketika nongkrong di kafe yang terkenal akan nuansa alamnya itu.

Sella Calestya Anwar, pemilik Dian Cafe, mengatakan menu terbaru yang ia siapkan untuk pengunjung bernama Ayam Penyet Sambel Gila.

Dari namanya sudah tergambar keistimewaan dari menu ini, yakni rasa pedasnya yang dominan dan membuat si penyantapnya berkeringat.

"Pedasnya dari cabai murni, bukan bahan buatan yang sudah siap jadi. Jadi, tidak akan membuat perut pedih," kata perempuan bersapaan Lala ini, Kamis (15/12/2016).

Lala mengatakan, bahan yang digunakan untuk membuat sambalnya sebagian besar sama seperti pada umumnya.

Namun, ada penggunaan bumbu khusus yang digunakan oleh koki di Dian Cafe.

Untuk bagian ini, Lala tak bisa menyebutkan bumbu seperti apa dikarenakan menjadi ciri khas tersendiri di Dian Cafe.

Masih dikatakan Lala, selain terdapat ayam, Ayam Penyet Sambal Gila juga terdapat tempe dan tahu dalam satu porsi.

Dengan lalapan berupa sayur kubis yang digoreng, tak heran menyantap satu porsi menu yang dihargai senilai Rp 30 ribu ini akan langsung membuat perut kenyang.

Sambalnya pun bisa dipilih sesuai selera, entah sambal merah atau sambal hijau.

Lal mengungkapkan, selain menambah menu makanan, kafe yang ia kelola juga tengah menyiapkan terobosan terbaru dalam konsep minuman.

Bulan depan, ia merencanakan untuk menyediakan kopi-kopi nusantara di kafenya.

Kopi-kopi dari Aceh, Jawa, hingga Kalimantan tersebut disediakan masih dalam bentuk biji dan baru akan menjadi serbuk begitu sudah ada yang membelinya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved