Kaleidoskop 2016

Januari: Masyaallah! Ini Alasan Kenapa Wajah Rasulullah Saw Tidak Boleh Dilukis atau Digambar

"Biarpun kita tidak pernah melihat...iman dan keyakinan kitalah yg membuat kita cinta kita pd Allah dan nabi kita..amin"

Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Darwin Sepriansyah
Net
ilustrasi 

SRIPOKU.COM --- Di antara rahmat Allah Azza wa Jalla kepada hamba-Nya adalah mengutus para rasul untuk menyerukan dakwah ilallâh. Setiap kali seorang nabi wafat, maka akan diutus nabi berikutnya sampai kemudian kenabian berakhir pada diri Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah Azza wa Jalla berfirman: Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada sesembahan (yang hak) melainkan Aku, Maka sembahlah aku”[al-Anbiyâ'/21:25]

Baca: MARET : Setiap Kita Punya Kembaran Gaib Bernama Qorin. Dia bukan teman Sejati. Ini Penjelasannya

Allah Azza wa Jalla telah menentukan nabi terakhir dan menjatuhkan pilihan-Nya pada Muhammad bin 'Abdillâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau mendapatkan berbagai keistimewaan dari Allah Azza wa Jalla yang tidak dimiliki oleh orang lain, sebagaimana umat Islam juga memiliki keistimewaan yang tidak ada pada agama sebelumnya.

Dalam Shahîh Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Dan sesungguhnya Allah memilih Kinânah dari anak keturunan Ismâîl, mememilih suku Quraisy dari bangsa Kinânah, memilih bani Hâsyim dari suku Quraisy, memilih diriku dari bani Hâsyim.[HR Muslim no. 4221]

Melalui hadits yang mulia ini, dapat diketahui bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan pokok dari seluruh intisari kebaikan melalui tinjauan kemuliaan nasab, sebagaimana pada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallamjuga terdapat pokok dari intisari-intisari keutamaan dan ketinggian derajat di sisi Allah Azza wa Jalla.

Baca: Maret : Pura-Pura Mandul Pada Istrinya, Kebohongan Si Suami Akhirnya Terbongkar

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak hanya menggapai kesempurnaan ruhani tapi juga ragawi. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallamadalah orang yang paling indah penampilan fisiknya dan paling sempurna kepribadiannya. Kesempurnaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh insan lainnya.

Namun memang umat Islam saat ini tidak bisa melihat wajah Nabi Muhammad yang telah wafat 14 abad yang lalu itu. Dilansir dari fanspage 'Sudah Tahukah Anda?, dijelaskan kenapa lukisan wajah Nabi Muhammad tidak ada.

Berikut penjelasannya:
Saat Nabi Muhammad SAW hidup, tidak ada seorang pun yang pernah melukis wajahnya, dan juga kamera foto belum lagi ditemukan. Jadi itulah sebenarnya duduk masalahnya. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga.

Sebab keharaman menggambar wajah nabi SAW justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya. Larangan melukis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait dengan keharusan menjaga kemurnian ‘aqidah kaum muslimin.

Sebagaimana sejarah permulaan timbulnya paganisme atau penyembahan kepada berhala adalah dibuatnya lukisan orang-orang sholih, yaitu Wadd, Suwa’, Yaguts, Ya’uq dan Nasr oleh kaum Nabi Nuh ‘alaihis salam. Memang pada awal kejadian, lukisan tersebut hanya sekedar digunakan untuk mengenang kesholihan mereka dan belum disembah.

Baca: Bagi Workaholik Tidur saat Kerja Biasa Kok

Tetapi setelah generasi ini musnah, muncul generasi berikutnya yang tidak mengerti tentang maksud dari generasi sebelumnya membuat gambar-gambar tersebut, kemudian syetan menggoda mereka agar menyembah gambar-gambar dan patung-patung orang sholih tersebut.

Melukis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilarang karena bisa membuka pintu paganisme atau berhalaisme baru, padahal Islam adalah agama yang paling anti dengan berhala.

Demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak ingin meniru kelakuan orang-orang ahli kitab yang mengkultuskan orang-orang sholih mereka dengan membuat gambar-gambarnya agar dikagumi lalu dipuja.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menyerupai mereka : “Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud).

Baca: Maret : Hafizh Al-Qur’an 30 Juz: Istriku Selingkuh dan Tertangkap Razia di Hotel Melati

Itulah sebab utama kenapa Umat Islam dilarang melukis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dalam rangka menjaga kemurnian ‘aqidah tauhid. Allahu Akbar !!! Allahu Akbar!!! Wallahu 'alam.. Klik 'Suka' dan 'Bagikan' (Naskah sudah admin revisi, tanpa menghilangkan makna yang dikandungnya).

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved