BRI Luncurkan Piloting Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan dari pemerintah Republik Indonesia yang disalurkan secara Non-Tunai.

de.wikipedia.org

BERTEMPAT di Gedung Parameswara, Palembang hari Kamis 01 Desember 2016  telah dilaksanakan peluncuran piloting penyaluran bantuan sosial Non Tunai berupa penyerahan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan buku Tabunganku kepada penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 Tahun 2016 yang penyalurannya dilaksanakan oleh Bank BRI.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Kota Palembang, Drs. Harobin Mastofa, M.Si, didampingi oleh Edy Priyono, Pemimpin Wilayah BRI Palembang, Leni Triana selaku Kabid Kelembangaan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, dan Kardiman selaku Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, menyerahkan secara simbolis Kartu KKS dan buku Tabunganku

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan dari pemerintah Republik Indonesia yang disalurkan secara Non-Tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan juga bagi anggota keluarga Rumah Tangga Sederhana (RTS).

Hal ini sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo, pada tanggal 26 April 2016 tentang Keuangan Inklusif, dimana setiap Bantuan Sosial dan Subsidi agar disalurkan secara Non Tunai dan menggunakan sistem perbankan. Dengan penyaluran bantuan sosial dan subsidi secara non tunai, maka pengawasan atau pemantauan akan lebih mudah dan sekaligus memenuhi syarat penyaluran yang tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah serta memberdayakan layanan inklusi keuangan (dalam hal ini E Waroeng KUBE dan Agen BRILINK).

Edy Priyono, Pemimpin Wilayah BRI Palembang menyampaikan "Dalam penyaluran bantuan ini, pemerintah pusat bekerjasama dengan himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA), salah satunya adalah Bank BRI. Penyalurannya menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimodifikasi menjadi kartu debet combo multi fungsi dengan sistem e-wallet dan tabungan Tabunganku terintegrasi. Nantinya semua bantuan sosial hanya menggunakan kartu dan kelak metode itu bisa diterapkan untuk mendukung program pemerintah dalam berbagai penyaluran bansos atau program bersubsidi lainnya seperti pupuk, Elpiji dan KJP."

Edy menjelaskan, "Setelah menerima kartu yang disebut Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) maka penerima bantuan dapat langsung berbelanja atau mencairkannya pada E Waroeng KUBE atau agen BRILINK BRI, atau melakukan penarikan tunai di ATM BRI yang tersebar di kota Palembang. Untuk penerimaan bantuan selanjutnya, pemerintah pusat langsung mengisi ke dalam kartu KKS

Bank BRI menyalurkan bantuan PKH secara non tunai kepada lebih dari 92.000 penerima bantuan, dimana untuk Kota Palembang sendiri Bank BRI diberi amanah menyalurkan  bantuan  PKH kepada 17.854 orang  penerima  bantuan dengan sebaran di 16 Kecamatan, 105 Kelurahan. Pada kesempatan ini pilot project  penyaluran bantuan PKH diserahkan  kepada 100 penerima pertama dan selanjutnya akan diserahkan secara bertahap kepada seluruh penerima bantuan PKH tersebut.

"Bank BRI sebagai pihak yang diberi amanah oleh pemerintah dengan senang hati dan menyatakan siap dalam melakukan penyaluran dana bantuan PKH di kota Palembang dengan dukungan 2 Kantor Cabang Utama di kota Palembang yaitu Kantor Cabang BRI Palembang A. Rivai dan Palembang Sriwijaya, dimana terdapat 36 BRI Unit berada di Kota Palembang, 233 ATM di kota Palembang, dan 114 agen BRILINK Kota Palembang telah siap untuk menu Program Pemerintah pada EDC-nya," demikian Edy Priyono menutup pembicaraan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved