Nabung Saham Lebih Untung
pasar modal juga juga berpotensi menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding produk investasi lain
Penulis: Eko Adiasaputro | Editor: Eko Adiasaputro
Ya, lebih kurang satu tahun lalu, Adit mecoba berinvestasi di pasar modal. Pilihan yang mungkin cukup jarang dilakukan orang seusia Adit yang belum 17 tahun.
"Terus terang saya terinspirasi dengan kakak saya. Dia sudah lebih dahulu terjun ke bidang ini (pasar modal). Dia juga yang mengedukasi saya," kata Adit.
Pada mulanya, Adit mengaku masih bingung dengan hal-hal yang berhubungan dengan investasi saham. Namun setelah beberapa bulan berjalan, keingintahuan yang kuat membawa dia pada keberhasilan.
Meski enggan menyebutkan secara jelas berapa keuntungan yang ia dapat setiap bulannya, Adit mengaku sangat bersyukur dengan hasil yang dicapai sejauh ini.
Rp 3 Juta per Bulan
"Keuntungan setiap bulan tidak bisa dipastikan. Sebab investasi ini kan jelas ada risikonya. Tergantung bagaimana kitanya. Kalau dirata-rata ya ada-lah sekitar Rp 3-4 juta," katanya.
Menurut Adit, investasi di pasar modal sangatlah menguntungkan. Setidaknya itulah yang ia rasakan sekarang. Karena itu, ia berharap para pelajar jangan ragu untuk berinvestasi di pasar modal. Apalagi saat ini, modal berinvestasi sangat terjangkau bahkan cukup Rp 100 ribu saja.
"Mumpung masih muda kalau mau berinvestasi. Saya sendiri merasa sangat bermanfaat. Bisa belajar
sistem pasar modal, disiplin, manajemen waktu dan tentu saja ketelitian," ujarnya.
Bagi pelajar yang ingin berinvestasi di pasar modal, Adi menyarankan agar memilih blue chip. Sebab menurut dia, pergerakannya cenderung lebih bagus dibanding jenis lain.
