Sekayu, Kampung Bersejarah di Kota Semarang
MEMILIKI masjid kuno At Taqwa, Sekayu adalah kampung bersejarah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Masjid berarsitektur Jawa ini memiliki saka (tiang) tun
Paguyuban
Dengan keragaman budaya kampung kuno (asli) Semarang ini, menurut Hari Bustaman, sejumlah tokoh dari beberapa kampung asli Semarang sepakat membentuk Paguyuban Kampung Asli Semarang.
Tujuannya, saling mendukung guna meningkatkan kampung dengan segala kekayaan budaya supaya layak sebagai wisata sejarah dan budaya.
Pengamat sejarah dan budaya kampung asli Kota Semarang, Wasino, dari Universitas Negeri Semarang, mengemukakan, kampung-kampung asli Semarang sarat nilai sejarah seperti halnya Kampung Pecinan. Ketika Belanda membangun Kota Lama, warga pribumi membangun permukiman otonomi.
Wilayah Semarang Tengah mempunyai paling banyak kampung asli, seperti Kampung Gabahan, Kranggan, Jagalan, Purwodinatan, Pekunden, Pindirikan, dan Batik.
Pemerintah Kota Semarang dapat menata kampung asli mulai dari perbaikan jalan, sarana umum, ruang terbuka, hingga merehab rumah warga yang masih kumuh. Gang-gang sempit justru punya daya tarik bagi wisatawan agar mereka berjalan kaki menikmati daya tarik kampung asli. (WINARTO HERUSANSONO)
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 November 2016, di halaman 10 dengan judul "Keunikan Kampung Kuno Semarang".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jalan-sekayu-semarang_20161121_104532.jpg)